Bupati Kuningan Dorong Camat Percepat Penagihan PBB Demi Target PAD 2026

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kuningan Dorong Camat Percepat Penagihan PBB Demi Target PAD 2026

Bupati Kuningan Dorong Camat Percepat Penagihan PBB Demi Target PAD 2026

Pemerintah Kabupaten Kuningan meminta para camat segera mempercepat realisasi Pajak Bumi dan Bangunan guna mendukung target Pendapatan Asli Daerah tahun 2026. Instruksi tersebut disampaikan Bupati Kuningan Dian RY saat apel pagi di halaman Sekretariat Daerah Kuningan pada Senin 9 Februari 2026.

Bupati menekankan pentingnya percepatan distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang kepada desa dan kelurahan agar segera diteruskan kepada wajib pajak secara tertib. Selain itu, evaluasi rutin serta pelaporan progres penerimaan pajak diminta dilakukan secara berkala melalui perangkat terkait.

Target penerimaan PBB tahun ini ditetapkan sekitar Rp46 miliar, meningkat Rp1 miliar dibanding capaian tahun sebelumnya. Pajak Bumi dan Bangunan dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah sehingga keberhasilannya berdampak langsung pada pembiayaan pelayanan publik dan pembangunan.

Baca Juga :  Gudang Plastik di Ciawigebang Kuningan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp540 Juta

Momentum apel pagi juga ditandai penyerahan simbolis Himpunan Daftar Ketetapan Pajak serta dokumen SPPT sektor perdesaan dan perkotaan tahun 2026 kepada para camat. Penyerahan ini menandai dimulainya distribusi dokumen pajak ke seluruh wilayah Kabupaten Kuningan.

Khusus wilayah perkotaan yang selama ini menghadapi tantangan realisasi pajak, pemerintah daerah mendorong pendekatan inovatif dalam penagihan. Strategi komunikasi dan pelayanan yang lebih intensif diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.

Bupati juga menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak untuk mencegah potensi penyalahgunaan setoran. Pengawasan ketat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan daerah.

Sinergi antara kecamatan, desa, serta perangkat pengelola pajak diharapkan mampu mempercepat pencapaian target PBB 2026. Pemerintah daerah optimistis peningkatan kesadaran pajak masyarakat akan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Baca Juga :  WFH 1 Hari Tiap Pekan, Solusi Hemat BBM dan Efisiensi Kerja

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB