DP3AKB Jawa Barat Dampingi Korban Longsor Cisarua dengan Dukungan Psikologis Awal

icon berita mobile

- Penulis Berita

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DP3AKB Jawa Barat Dampingi Korban Longsor Cisarua dengan Dukungan Psikologis Awal

DP3AKB Jawa Barat Dampingi Korban Longsor Cisarua dengan Dukungan Psikologis Awal

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DP3AKB memberikan pendampingan psikologis awal kepada warga yang terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Langkah ini dilakukan untuk membantu penyintas menghadapi kondisi emosional pascabencana, terutama akibat kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, harta benda, serta sumber penghidupan.

Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, menjelaskan bahwa respons stres yang dialami warga terdampak merupakan reaksi wajar dalam situasi krisis dan tidak serta-merta tergolong sebagai gangguan psikologis berat. Oleh karena itu, pendekatan yang diberikan berfokus pada Psychological First Aid atau dukungan psikologis awal sebagai bentuk pendampingan psikososial.

Pendampingan dilakukan dengan cara menghadirkan dukungan empatik, mendengarkan keluh kesah warga secara aktif, serta mengamati kondisi emosional penyintas. Selain itu, tim juga memastikan rasa aman dan membantu menghubungkan warga dengan berbagai sumber bantuan, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar bagi perempuan dan anak-anak yang menjadi kelompok rentan.

Baca Juga :  Guo Junchen Dirumorkan Jadi Korban Selanjutnya yang Meninggal, Agensinya Angkat Bicara

Siska berharap pendampingan ini dapat membantu warga terdampak untuk kembali membangun rasa percaya diri dan ketahanan diri dalam menghadapi situasi pascabencana. Meski kehilangan materi tidak dapat tergantikan, dukungan psikologis diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan mental dan sosial para penyintas.

Dalam pelaksanaannya, DP3AKB Jawa Barat melibatkan sejumlah tenaga profesional, mulai dari konselor hingga psikolog. Kegiatan ini juga dilaksanakan melalui kolaborasi lintas pihak, termasuk PUSPAGA Balarea Provinsi Jawa Barat, Forum Anak Daerah Provinsi Jawa Barat, Motivator Ketahanan Keluarga, serta TP PKK dan dinas terkait di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung.

Berdasarkan data DP3AKB Jawa Barat, jumlah pengungsi akibat longsor di Desa Pasirlangu tercatat sebanyak 203 perempuan dan 78 anak. Pendampingan psikologis ini diharapkan mampu mengurangi tekanan mental, memperkuat daya pulih, serta membantu warga kembali menjalankan fungsi sosialnya secara bertahap.

Baca Juga :  Nanoteknologi Pertanian, Solusi Pupuk Cerdas dan Ramah Lingkungan

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB