PT Bio Farma (Persero) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung kembali menjalankan program Mudik Aman Bersama Bio Farma 2026. Sebanyak 800 pemudik diberangkatkan dari halaman Kantor Bio Farma, Kota Bandung, pada Jumat, 13 Maret 2026, menggunakan 10 armada bus.
Program mudik gratis ini menjadi wujud sinergi BUMN dan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat pulang kampung menjelang Idulfitri dengan perjalanan yang lebih aman dan tertib.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, Bio Farma menyiapkan 11 bus dengan jumlah pendaftar lebih dari 1.000 orang. Untuk kloter Bandung, 10 bus mengangkut 800 pemudik dari Kantor Bio Farma, sementara 1 bus lainnya diberangkatkan dari Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Para peserta mudik diberangkatkan menuju sejumlah kota tujuan di Pulau Jawa, antara lain Wonogiri, Yogyakarta, dan Surabaya. Program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama keluarga kurang mampu, agar dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan apresiasi kepada Bio Farma yang dinilai konsisten menghadirkan program sosial dengan dampak langsung bagi warga.
“Kerja sama antara BUMN yang ada di Kota Bandung dengan Pemerintah Kota Bandung tentu saja bertujuan satu hal, yaitu memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat,” ujar Farhan.
Ia juga berpesan agar para pemudik menikmati perjalanan dengan nyaman dan menjadikan momen mudik sebagai ajang mempererat silaturahmi.
“Semoga perjalanan lancar, penuh berkah, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh keluarga,” katanya.
Sementara itu, Direktur Human Capital PT Bio Farma (Persero) Dwiana Kusuma Wardhani menjelaskan, keterlibatan Bio Farma dalam mudik bersama BUMN merupakan bagian dari komitmen perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Menurutnya, mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi tradisi yang memiliki nilai sosial dan emosional karena mempertemukan kembali keluarga setelah rutinitas panjang sepanjang tahun.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi khususnya sepeda motor yang memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi,” ujarnya.
Dwiana menambahkan, program mudik gratis Bio Farma telah berjalan sejak 2017 dan secara akumulatif telah memberangkatkan lebih dari 6.350 pemudik. Peserta tidak hanya berasal dari Bandung, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Jawa Barat seperti Bekasi, Cianjur, Garut, dan Sumedang.
Untuk menjaga ketertiban, proses pendaftaran dilakukan secara digital melalui sistem online agar lebih transparan dan rapi. Bio Farma berharap seluruh pemudik dapat tiba dengan selamat dan kembali ke Bandung dalam kondisi sehat setelah merayakan Idulfitri.
“Semoga perjalanan ini menjadi perjalanan yang penuh kebahagiaan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutup Dwiana.






