Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Kota Lae, Papua Nugini, Warga Berhamburan Keluar Stadion

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Kota Lae, Papua Nugini, Warga Berhamburan Keluar Stadion

Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Kota Lae, Papua Nugini, Warga Berhamburan Keluar Stadion

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,6 mengguncang Kota Lae, Papua Nugini, pada Selasa malam (7/10/2025), memicu kepanikan warga yang tengah berada di area publik, termasuk di sebuah stadion.

Menurut laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada sekitar 26 kilometer dari Kota Lae, yang berpenduduk lebih dari 76.000 jiwa, dengan kedalaman mencapai 99,4 kilometer. Meskipun getarannya terasa kuat, belum ada laporan kerusakan besar maupun korban jiwa pascakejadian.

Getaran gempa juga dirasakan hingga ke ibu kota Port Moresby, seperti disampaikan sejumlah warga melalui media sosial. Pejabat pemerintah Papua Nugini, Malum Nalu, mengatakan guncangan terjadi sekitar pukul 9 malam waktu setempat ketika ia sedang berada di stadion.

Baca Juga :  Pergantian Pimpinan Lapas Probolinggo, Pemkot Tegaskan Komitmen Pembinaan Warga Binaan

“Terdengar suara gemuruh besar seperti pesawat melintas di atas kepala, lalu bangunan berguncang hebat selama sekitar tiga menit,” ungkap Nalu. “Ratusan orang langsung berlari ke arah pintu keluar. Wakil perdana menteri yang hadir pun meminta warga untuk tetap tenang.”

Sementara itu, pejabat kepolisian Lae, Mildred Ongige, menggambarkan gempa tersebut sebagai “sangat besar”, meski hingga kini belum ada laporan pasti mengenai kerusakan infrastruktur. Pemerintah masih menunggu laporan dari lapangan untuk memastikan kondisi terkini di sekitar wilayah terdampak.

USGS menegaskan bahwa gempa ini tidak memicu peringatan tsunami, namun otoritas setempat tetap mengimbau warga untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Peristiwa ini menambah daftar panjang aktivitas seismik di Papua Nugini, salah satu negara di kawasan Pasifik yang rawan gempa. Pada Maret 2024, wilayah East Sepik juga diguncang gempa berkekuatan 6,7, yang menewaskan tiga orang dan menghancurkan lebih dari seribu rumah.

Baca Juga :  Harga Wajar Saham CDIA Terbaru 2025, Panduan Analisis bagi Investor

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB