Pria Malang Ditemukan Meninggal Mendadak di Rumah Warga, Diduga Sakit Jantung

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 8 Oktober 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Kabupaten Malang. Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia secara mendadak di dalam sebuah rumah yang berlokasi di Desa Gondanglegiwetan, Kecamatan Gondanglegi. Insiden ini terungkap pada Senin, 6 Oktober 2025, menjelang sore hari.

Pria nahas tersebut diketahui berinisial A, berusia 50 tahun. Ia merupakan warga dari Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, sebuah daerah yang cukup jauh dari lokasi penemuan.

Pemilik rumah, yang berinisial W (37), adalah orang pertama yang mengetahui kejadian ini. Sekitar pukul 14.45 WIB, W sempat mendengar suara mencurigakan, seperti suara benda terjatuh, dari dalam rumahnya.

Karena penasaran, saksi W segera mengecek sumber suara tersebut. Saat itulah ia menemukan pria tak dikenal itu sudah dalam posisi tengkurap di ruang tengah rumahnya.

Saksi W sempat berupaya memberikan pertolongan pertama dan memastikan kondisi A. Namun, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Pria itu sudah meninggal dunia.

“Saksi sempat mencoba menolong dan memastikan kondisi korban, namun korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” jelas Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, saat memberikan keterangan pada Selasa (7/10/2025).

Baca Juga :  100 Mobil Fiat Ramaikan Jambore Nasional 2025 di Kota Malang

W kemudian segera memanggil para tetangga untuk meminta bantuan. Mereka lantas melaporkan kejadian ini secara resmi kepada pihak berwajib di Polsek Gondanglegi.

Laporan cepat dari masyarakat langsung direspons oleh aparat. Tak berselang lama, tim gabungan tiba di lokasi kejadian, Desa Gondanglegiwetan. Tim tersebut terdiri dari petugas Polsek Gondanglegi, Koramil, tenaga medis, dan juga Palang Merah Indonesia (PMI).

Petugas gabungan ini langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka mengamankan area dan memeriksa sekitar tubuh korban untuk mencari petunjuk.

Dalam pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah barang milik korban. Barang-barang tersebut antara lain adalah uang tunai sebesar Rp87 ribu, dua bungkus rokok, satu korek api, sebuah topi berwarna biru dongker, dan satu kartu ATM.

Polres Malang memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh pria tersebut.

Baca Juga :  Truk Mundur di Tanjakan Pringsewu, Seorang Istri Tewas Terlindas

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim medis di lokasi, tidak ditemukan adanya luka terbuka atau tanda kekerasan lain pada tubuh korban A. Ini menguatkan dugaan bahwa kematian ini terjadi secara alami.

Dugaan penyebab kematian semakin diperkuat setelah pihak keluarga korban datang ke lokasi. Keluarga A memberikan keterangan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung.

Berdasarkan keterangan riwayat penyakit ini, ditambah dengan tidak adanya unsur kekerasan, keluarga korban secara resmi menolak untuk dilakukan autopsi. Penolakan ini dituangkan dalam sebuah surat pernyataan resmi.

Surat pernyataan penolakan autopsi tersebut dibuat dan ditandatangani oleh pihak keluarga. Pembuatan surat ini disaksikan langsung oleh Kepala Desa Girimoyo.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan tim medis, diduga kuat korban meninggal karena sakit mendadak,” terang AKP Bambang Subinajar. “Pihak keluarga juga telah membuat pernyataan menolak autopsi,” tambahnya.

Baca Juga :  ChatGPT Down Hari Ini? Cari Tahu Penyebab dan Solusinya

Polisi memastikan bahwa tidak ada unsur pidana yang terkait dalam kejadian meninggalnya pria berusia 50 tahun ini. Kasus ini murni kematian yang disebabkan oleh faktor alamiah, kemungkinan besar karena sakit yang diderita korban.

AKP Bambang menambahkan, Polres Malang menjamin bahwa setiap laporan yang diterima dari masyarakat akan ditangani dengan cepat dan profesional. Respons cepat dari kepolisian menjadi fokus utama.

“Begitu menerima laporan, anggota Polsek Gondanglegi langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan tim medis serta perangkat desa setempat,” ujarnya. “Respons cepat ini menjadi bagian dari pelayanan presisi Polri terhadap masyarakat,” tegasnya.

Jenazah pria berinisial A ini sudah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga. Setelah semua proses administrasi dan penolakan autopsi rampung, jenazah dibawa dari RSUD.

Pihak keluarga berencana segera memakamkan jenazah A di tempat asalnya di Kecamatan Karangploso. Kasus penemuan jenazah ini ditutup tanpa adanya tindak lanjut pidana.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB