Indonesia Diakui Punya Biaya Hidup Termurah di Asia Tenggara

icon berita mobile

- Penulis Berita

Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

gunung berapi di Indonesia. Foto oleh Authentic Indonesia

gunung berapi di Indonesia. Foto oleh Authentic Indonesia

Indonesia menempati posisi sebagai negara dengan biaya hidup paling terjangkau di Asia Tenggara pada tahun 2024, berdasarkan laporan platform data biaya hidup global Numbeo.

Dengan indeks konsumen dan sewa sebesar 18,9 menggunakan kota New York sebagai patokan indeks 100 Indonesia mencatat angka terendah di kawasan, sekaligus berada di peringkat delapan se-Asia.

Numbeo menilai bahwa luasnya wilayah Indonesia dan ketersediaan sumber daya alam berlimpah membuat biaya hidup relatif rendah dibandingkan negara tetangga. Masyarakat tidak terbebani oleh biaya sewa tinggi karena sebagian besar memiliki lahan sendiri, kecuali di wilayah ibu kota. Selain itu, sekitar 70% kebutuhan konsumen diproduksi di dalam negeri, sementara kebijakan subsidi bahan bakar turut menjaga harga tetap stabil.

Baca Juga :  Udang Ekspor Indonesia Tercemar Radioaktif Cesium-137

Hasil survei juga menunjukkan Indonesia menjadi negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara. Pada 2025, jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 185,7 juta jiwa, atau lebih dari 40% populasi kawasan, menempatkannya di urutan keempat dunia setelah India, Cina, dan Amerika Serikat. Luas daratan Indonesia mencapai lebih dari 1,8 juta km², dan jika digabung dengan wilayah laut, totalnya hampir 1,9 juta km².

Keunggulan geografis itu turut memengaruhi sektor ekonomi dan sosial, termasuk harga barang kebutuhan pokok. Namun, posisi strategis Indonesia di kawasan “Cincin Api Pasifik” juga membuat negara ini menjadi rumah bagi 132 gunung berapi aktif, terbanyak di dunia. Jumlah tersebut melampaui Jepang (106) dan Amerika Serikat (105), berdasarkan data World Volcanic Database (VOTW).

Baca Juga :  Asta Cita Topang Proyeksi BI, Pertumbuhan Ekonomi 2025 Dipatok 4,7-5,5 Persen

Fenomena geologis itu menjadikan Indonesia sekaligus wilayah yang kaya sumber mineral dan tanah subur. Gunung-gunung seperti Merapi, Bromo, dan Agung menjadi contoh paling terkenal dari kekayaan alam sekaligus risiko geologis di nusantara.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia dikenal dengan julukan “Tanah Seribu Pulau”. Beberapa lembaga internasional memperkirakan jumlah pulau mencapai lebih dari 17.500, sementara data PBB mencatat 14.752 pulau yang diakui resmi, dengan lebih dari separuh di antaranya berpenghuni.

Citra ini memperkuat posisi Indonesia bukan hanya sebagai negara besar secara geografis, tetapi juga sebagai salah satu destinasi paling terjangkau di Asia. Keanekaragaman budaya dan sumber daya, ditopang oleh biaya hidup rendah, menjadikan Indonesia tempat yang menarik bagi penduduk dan wisatawan internasional.

Baca Juga :  Kemendagri Dorong Pemda Maksimalkan Program Strategis Pusat untuk Ekonomi Lokal

Berita Terkait

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat
Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan
Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026
THR ASN Kapan Cair Kata Purbaya? Ini Bocoran Jadwal Lengkapnya
Bupati Kuningan Dorong Camat Percepat Penagihan PBB Demi Target PAD 2026
Farhan Bangga, Siswa SD Bandung Natanael Raih Juara Dunia Olimpiade Sains Di Amerika Serikat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Minggu, 12 April 2026 - 11:14 WIB

Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:08 WIB

Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:29 WIB

Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:27 WIB

Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB