BMKG Ungkap Penyebab Suhu Panas Ekstrem di Aceh, Sentuh 35,6 Derajat Celsius

icon berita mobile

- Penulis Berita

Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suhu Panas Ekstrem (Freepik)

Suhu Panas Ekstrem (Freepik)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Provinsi Aceh untuk mewaspadai cuaca panas ekstrem yang tengah melanda sejumlah wilayah.
Suhu maksimum tercatat mencapai 35,6 derajat Celsius, dan kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga 12 Oktober 2025.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasrol Adil, menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan hasil kombinasi beberapa faktor meteorologis regional dan global.

“Sebagian besar wilayah Aceh masih mengalami cuaca panas ekstrem dengan suhu maksimum mencapai 35,6 derajat Celsius. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan,” ujarnya, Kamis (9/10).

Berdasarkan hasil pemantauan nasional, suhu panas di Aceh dipicu oleh kondisi ENSO netral dengan indeks -0,5 dan Indian Ocean Dipole (IOD) negatif sebesar -1,0, yang menunjukkan anomali cuaca di Samudra Hindia. Kedua fenomena tersebut, menurut BMKG, baru akan kembali netral pada awal 2026.

Baca Juga :  Hoaks 400 Korban Tewas Banjir Aceh Terbantahkan, Ini Fakta Resmi

Selain itu, Monsun Australia yang bersifat kering dan panas masih mendominasi atmosfer wilayah Indonesia. “Angin kering dari Australia menyebabkan minimnya pembentukan awan dan curah hujan,” kata Nasrol.

Ia menambahkan, suhu permukaan laut di barat Indonesia juga berada di bawah normal, sekitar -0,25°C hingga -0,5°C, yang semakin memperlemah proses konveksi dan pembentukan awan hujan.

Daerah yang terdampak paling tinggi antara lain Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Simeulue. Suhu harian di wilayah tersebut berkisar 34–35,6 derajat Celsius dengan kelembapan udara rendah dan cuaca cerah hampir sepanjang hari.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menghindari paparan langsung sinar matahari pada pukul 11.00–15.00 WIB, serta menggunakan topi, payung, masker, atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga :  Bupati Bogor Dorong Program “Satu Desa Satu Sarjana” Demi Pemerataan Pendidikan

“Jaga asupan cairan agar terhindar dari dehidrasi dan waspadai gejala heat stroke, terutama pada anak-anak, lansia, dan pekerja luar ruangan,” pesan Nasrol.

BMKG memastikan pemantauan kondisi suhu dan cuaca dilakukan secara berkala. Setiap perubahan signifikan akan diumumkan melalui aplikasi InfoBMKG, situs web resmi, dan kanal media sosial. Dengan langkah ini, masyarakat diharapkan dapat mengantisipasi dampak suhu panas ekstrem yang masih berpotensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB