Alibaba.com resmi meluncurkan “mode AI” di Eropa, sebuah langkah strategis untuk mengubah lanskap perdagangan business-to-business (B2B) bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Peluncuran yang diumumkan di London, Kamis (14/11/2025), ini didukung lonjakan 57% volume pesanan Eropa dalam setahun terakhir.
Fitur “mode AI” yang akan rilis Desember ini menempatkan kecerdasan buatan sebagai inti sistem operasi platform. Presiden Alibaba.com, Kuo Zhang, menegaskan bahwa AI bukan lagi alat pelengkap, “AI bukan lagi alat pelengkap di Alibaba.com, itu menjadi sistem operasi platform kami,” kata Kuo Zhang.
Sistem “mode AI” ini memungkinkan pembeli (UKM) memasukkan kebutuhan mereka dalam bahasa alami. Algoritma kemudian akan menganalisis spesifikasi teknis, logistik, dan sertifikasi untuk secara otomatis membandingkan pemasok dan memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi, mempercepat proses sourcing secara drastis.
Inti dari inovasi “mode AI” ini adalah Accio, mesin pencari B2B berbasis AI yang mampu menafsirkan diagram teknis dan sertifikat. Teknologi ini, menurut Alibaba.com, mampu mengungkap “tawaran tak terlihat”—ribuan UKM spesialis regional yang selama ini absen dari pencarian kata kunci tradisional, sehingga membuka akses ke pemasok baru yang sebelumnya tidak terjangkau.
Langkah Alibaba.com ini, menurut analis, adalah respons langsung terhadap kebutuhan mendesak UKM Eropa yang kini terhimpit tekanan regulasi dan tuntutan inovasi cepat. Studi Censuswide menunjukkan 90% UKM Eropa menempatkan inovasi sebagai inti strategi dan 62% siap menggunakan AI untuk optimasi desain dan pasokan, menjadikan “mode AI” Alibaba.com sebagai solusi yang tepat waktu, katanya.
Peluncuran “mode AI” di Eropa ini menjadi pertaruhan Alibaba.com dalam mendefinisikan ulang perdagangan B2B global. Dengan menjadikan AI sebagai jembatan antara kebutuhan kompleks UKM Eropa dan pemasok “tak terlihat” di seluruh dunia, Alibaba.com tidak hanya mempercepat transaksi, tetapi juga memposisikan dirinya sebagai infrastruktur intelijen rantai pasok yang vital di era baru.






