Banjir dan Longsor Lumpuhkan Aceh Tamiang, Bupati Ajukan Pembangunan 42.727 Hunian Tetap

icon berita mobile

- Penulis Berita

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (28/12/2025).(Antara)

Rumah hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (28/12/2025).(Antara)

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengajukan permintaan pembangunan puluhan ribu hunian tetap bagi warga terdampak banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Permintaan itu disampaikan langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, kepada Presiden Prabowo Subianto.

Permohonan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi saat Presiden meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) yang dilaksanakan melalui program Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Armia menjelaskan bahwa dampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang tergolong sangat parah. Ribuan rumah warga dilaporkan rusak berat hingga hilang tersapu banjir dan longsor, sehingga kebutuhan hunian permanen menjadi mendesak.

Berdasarkan pendataan yang dihimpun pemerintah daerah dari para kepala desa, tercatat sebanyak 37.888 unit rumah dinyatakan hilang, sementara 4.839 unit lainnya mengalami kerusakan berat. Dari total tersebut, pemerintah daerah mengusulkan pembangunan hunian tetap sebanyak 42.727 unit.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Pelaku Penembakan Warga Aceh di Blang Mangat Kurang 24 Jam

Menurut Armia, pembangunan hunian sementara saat ini sudah mulai berjalan secara bertahap, salah satunya melalui dukungan Danantara Indonesia. Namun, huntara hanya bersifat solusi jangka pendek sehingga dibutuhkan percepatan pembangunan hunian tetap agar masyarakat dapat kembali hidup secara normal dan aman.

Selain persoalan perumahan, Bupati Aceh Tamiang juga menyampaikan kebutuhan mendesak lainnya, yakni bantuan pangan bagi masyarakat terdampak. Ia menyebut pemulihan ekonomi daerah belum sepenuhnya berjalan sehingga warga masih bergantung pada bantuan pemerintah.

Dengan jumlah penduduk mencapai 313.245 jiwa, Armia meminta dukungan pasokan bahan pangan pokok selama enam bulan ke depan. Kebutuhan tersebut mencakup beras, telur, minyak goreng, dan gula yang telah dihitung bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Baca Juga :  Sinergi BUMN Percepat Pemulihan Aceh, BSI Ambil Peran Bangun Hunian Layak Warga Terdampak

Ia menegaskan bahwa permohonan bantuan pangan akan segera disampaikan secara resmi kepada kementerian terkait. Pemerintah daerah berharap dukungan tersebut dapat menjaga ketahanan pangan masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

Armia juga menekankan bahwa kondisi sosial dan ekonomi warga Aceh Tamiang masih sangat terdampak. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN dinilai krusial untuk mempercepat pemulihan wilayah tersebut secara menyeluruh.

Berita Terkait

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat
Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan
Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026
THR ASN Kapan Cair Kata Purbaya? Ini Bocoran Jadwal Lengkapnya
Bupati Kuningan Dorong Camat Percepat Penagihan PBB Demi Target PAD 2026
Farhan Bangga, Siswa SD Bandung Natanael Raih Juara Dunia Olimpiade Sains Di Amerika Serikat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Minggu, 12 April 2026 - 11:14 WIB

Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:08 WIB

Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:29 WIB

Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:27 WIB

Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB