Bintang Radio 2025: Kemenparekraf Tuntut ‘Unique Selling Point’, Vokal Saja Tak Cukup

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 4 November 2025 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintang Radio 2025: Kemenparekraf Tuntut 'Unique Selling Point', Vokal Saja Tak Cukup

Bintang Radio 2025: Kemenparekraf Tuntut 'Unique Selling Point', Vokal Saja Tak Cukup

Direktur Musik Kementerian Ekonomi Kreatif, Mohammad Amin, menegaskan ajang ‘Bintang Radio Indonesia’ 2025 bukan sekadar adu kemampuan vokal, tetapi menuntut strategi distribusi dan karakter talenta. Penilaian ini disampaikan saat menjadi juri Grand Final Putaran Pertama ‘Bintang Radio Indonesia’ 2025 di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

Amin, yang hadir mewakili Kemenparekraf sebagai sponsor, menekankan bahwa tantangan terbesar industri musik adalah strategi go-to-market yang tepat. “Karena kita bicara ekonomi kreatif, ekonomi kreatif bukan hanya persoalan produk tapi bagaimana produk itu didistribusikan ke pasar. Sehingga tantangan terbesar adalah bagaimana ‘unique selling point’-nya, mencari ‘unique selling point’ dari 10 finalis ini siapa yang paling kuat selling point-nya,” ujarnya.

Baca Juga :  Serangan Mengerikan Bondi Beach 16 Korban Tewas di Festival Komunitas Yahudi

Pergeseran fokus dari teknik vokal ke selling point ini, menurut Amin, adalah keniscayaan di era ekonomi kreatif yang sangat kompetitif. Peran RRI dalam ‘Bintang Radio Indonesia’ 2025 kini tidak hanya sebagai penjaring bakat, tetapi sebagai inkubator awal yang harus memikirkan strategi pengemasan agar talenta daerah siap bersaing di pasar nasional yang kejam, katanya.

Amin mendefinisikan nilai jual unik tersebut sebagai kemampuan talenta untuk menjadi otentik atau menjadi diri sendiri, yang merupakan sebuah pencarian panjang dan berkelanjutan. “Unique selling point-nya adalah ketika talent itu mampu untuk menjadi dirinya sendiri. Dan itu adalah sebuah pencarian yang never ending story (cerita tanpa akhir),” ucapnya.

Baca Juga :  BeeJay Cup 2025 Resmi Bergulir, 32 Tim SMP Probolinggo Berebut Gelar Juara

Ajang ‘Bintang Radio Indonesia’ 2025 juga melibatkan partisipasi publik untuk menentukan pemenang favorit melalui sistem voting online. Masyarakat dapat memberikan suara melalui laman resmi bintang.radiorri.id untuk mendukung finalis dari berbagai daerah di Indonesia.

Penekanan pada unique selling point di ‘Bintang Radio Indonesia’ 2025 ini menjadi sinyal keras bagi talenta baru bahwa industri musik modern tidak lagi mentolerir produk setengah jadi. Kemenangan di panggung RRI hanyalah langkah awal, sementara pertarungan sesungguhnya terletak pada kemampuan sang juara menemukan karakter uniknya untuk bertahan di pasar yang terus berubah.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB