Kontingen Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali emas di SEA Games 2025 lewat cabang olahraga judo. Atlet asal Bali, Dharma I Made Sastra, sukses meraih emas pada nomor 90 kilogram putra setelah menaklukkan judoka tuan rumah Thailand, Puyang Wei, pada laga final yang digelar di Auditorium Universitas Teknologi Rajamangala, Pathum Thani, Sabtu (13/12).
Pertandingan final berlangsung ketat sejak awal. Wakil Thailand mencoba mengendalikan tempo laga dengan dukungan publik tuan rumah, namun Dharma tampil tenang dan disiplin. Melalui strategi matang dan ketahanan fisik yang prima, Dharma akhirnya mampu mengunci kemenangan dan memastikan medali emas untuk Indonesia.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian istimewa bagi Dharma. SEA Games 2025 merupakan debut pertamanya di ajang olahraga Asia Tenggara, dan langsung berbuah hasil maksimal. Medali emas tersebut juga menjadi emas keempat Indonesia dari cabang olahraga judo sepanjang penyelenggaraan SEA Games kali ini.
Sebelum melaju ke partai puncak, Dharma menunjukkan performa konsisten. Ia lebih dulu menyingkirkan wakil Laos, Sayasan Soulay, pada babak awal, lalu mengalahkan atlet Filipina, Garay Rhyan Zarchie, di semifinal. Rangkaian kemenangan ini menegaskan kualitas Dharma sebagai salah satu judoka potensial Indonesia.
Emas yang diraih Dharma sekaligus menjadi medali emas ke-26 bagi Indonesia di SEA Games 2025. Pada hari yang sama, Indonesia berhasil mengumpulkan enam emas, memperkuat posisi kontingen Merah Putih di papan atas klasemen sementara perolehan medali.
Hingga Sabtu (13/12) sore, Indonesia telah mengoleksi total 89 medali, terdiri dari 26 emas, 36 perak, dan 27 perunggu. Capaian tersebut mencerminkan performa kompetitif atlet Indonesia di berbagai cabang olahraga dan menjaga peluang untuk terus bersaing di puncak klasemen SEA Games 2025.






