Toyota Motor Corporation mengumumkan rencana investasi tambahan $10 miliar di Amerika Serikat (AS), sekaligus meresmikan operasi pabrik baterai barunya di North Carolina, Kamis (13/11/2025). Langkah ini menjadikan total investasi Toyota di AS kini mencapai hampir $60 miliar, di tengah tekanan kebijakan tarif baru pemerintah AS.
Pabrik baterai Toyota di Liberty, North Carolina, yang menelan biaya $13,9 miliar, kini resmi beroperasi sebagai pabrik ke-11 Toyota di AS. Fasilitas ini merupakan satu-satunya pabrik baterai Toyota yang berlokasi di luar Jepang, menandai langkah strategis dalam melokalisasi rantai pasok EV.
Fasilitas di North Carolina ini diharapkan mampu menyerap 5.100 tenaga kerja baru dan memiliki kapasitas produksi 30 GWh per tahun. Pabrik baterai Toyota ini akan fokus memasok baterai untuk model hybrid populer seperti Camry Hybrid, Corolla Cross Hybrid, dan RAV4 Hybrid.
Investasi besar-besaran Toyota di pabrik baterai North Carolina ini menandai pergeseran strategi besar di tengah berakhirnya insentif pajak federal untuk EV murni. Keputusan untuk memfokuskan 14 lini produksi pada hybrid (PHEV), menurut analis, adalah langkah pragmatis Toyota yang tidak mau ‘bertaruh’ penuh pada EV murni, melainkan mengamankan segmen hybrid yang pasarnya terbukti jauh lebih stabil dan menguntungkan di Amerika Utara, katanya.
Selain tiga model hybrid yang sudah ada, pabrik baterai Toyota di North Carolina ini juga dipersiapkan untuk memasok baterai bagi SUV listrik murni 3-baris Toyota yang akan datang. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tekanan kebijakan AS yang mewajibkan produsen memproduksi lebih banyak mobil di dalam negeri untuk mengamankan pasar.
Kucuran investasi $10 miliar dan peresmian pabrik baterai North Carolina ini menjadi bukti keseriusan Toyota dalam mengamankan rantai pasoknya di pasar terbesar kedua di dunia itu. Di saat rivalnya fokus pada EV murni, strategi Toyota yang tetap menggarap serius pasar hybrid melalui pabrik baterai baru ini menunjukkan kalkulasi bisnis yang matang untuk mendominasi pasar AS di era transisi energi.






