Pelaksanaan SEA Games ke-33 tahun 2025 resmi memasuki hari terakhir pada Sabtu (20/12). Hingga pagi ini, kontingen Indonesia masih kokoh berada di posisi kedua klasemen medali dengan perolehan 91 emas, 111 perak, dan 129 perunggu. Meski posisi runner-up telah terkunci, Indonesia masih memiliki peluang untuk menambah pundi-medali melalui dua cabang olahraga sisa.
Cabang olahraga sepak takraw dan renang perairan terbuka menjadi tumpuan terakhir bagi Tim Merah Putih sebelum upacara penutupan yang akan digelar malam nanti di Thailand.
Perjuangan di Lapangan Sepak Takraw
Sepak takraw menjadi sorotan utama hari ini dengan menyajikan duel klasik antara Indonesia melawan Malaysia di nomor beregu, baik putra maupun putri.
-
Beregu Putra: Indonesia akan menghadapi Malaysia di babak semifinal pada pukul 09.00 WIB. Jika berhasil menumbangkan rival bebuyutannya tersebut, tim putra akan langsung melaju ke babak final yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 12.00 WIB.
-
Beregu Putri: Di nomor putri, Indonesia akan bersua Malaysia dalam format round robin pada pukul 10.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sangat krusial karena akan menentukan posisi akhir perolehan medali di nomor tersebut.
Tantangan Renang Perairan Terbuka
Selain di lapangan takraw, perjuangan atlet Indonesia juga berlanjut di lintasan air. Tim renang perairan terbuka akan turun di nomor beregu campuran estafet 4×1500 meter.
Alexander Adrian dan rekan-rekan dijadwalkan memulai perlombaan pada pukul 10.00 WIB. Nomor ini menjadi kesempatan terakhir bagi cabang olahraga akuatik untuk menyumbangkan medali sebelum pesta olahraga se-Asia Tenggara ini resmi berakhir.
Penutupan dan Estafet ke Malaysia 2027
SEA Games 2025 akan ditutup secara resmi pada Sabtu malam. Keberhasilan Indonesia mengunci posisi kedua merupakan pencapaian yang signifikan, mengungguli perolehan medali dari negara-negara pesaing lainnya. Setelah upacara penutupan nanti, tongkat estafet tuan rumah akan diserahkan kepada Malaysia yang akan menggelar SEA Games edisi berikutnya pada tahun 2027.






