Kebakaran Pabrik Karoseri di Bogor, Diduga Akibat Korsleting Listrik

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran pabrik karoseri di Bogor

Kebakaran pabrik karoseri di Bogor

Peristiwa kebakaran pabrik karoseri di Bogor kembali mengejutkan warga setempat pada pagi hari tadi. Kobaran api yang besar melalap hampir seluruh bagian bangunan produksi utama. Berdasarkan laporan awal di lapangan, kebakaran ini diduga kuat terjadi akibat adanya korsleting listrik pada salah satu mesin produksi.

Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang terus membesar. Beruntungnya, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang cukup fantastis mengingat banyaknya material mudah terbakar di dalam pabrik.

Kronologi Insiden Kebakaran Pabrik Karoseri di Bogor

Kebakaran mulai terlihat oleh saksi mata sekitar pukul 08.00 WIB saat aktivitas pabrik baru saja dimulai. Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari arah area pengelasan dan pengecatan. Petugas keamanan pabrik sempat mencoba memadamkan api menggunakan APAR, namun api merambat terlalu cepat.

Baca Juga :  Gerakan ASRI Polres Bogor, Sinergi Bersama Jurnalis Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan

Selain itu, embusan angin yang kencang membuat si jago merah sulit dikendalikan secara manual. Para karyawan segera dievakuasi keluar area pabrik demi keselamatan nyawa mereka. Pihak kepolisian pun segera memasang garis polisi untuk memudahkan akses armada pemadam kebakaran masuk ke titik api.

Dugaan Penyebab: Masalah pada Instalasi Listrik

Hingga saat ini, penyelidikan sementara menunjukkan bahwa penyebab utama kebakaran pabrik karoseri di Bogor adalah arus pendek listrik atau korsleting. Kabel pada salah satu panel utama diduga mengalami panas berlebih sehingga memicu percikan api.

Percikan tersebut kemudian menyambar bahan kimia cair yang berada di dekat area produksi. Kejadian seperti ini menekankan pentingnya pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik di area industri. Oleh karena itu, pemilik usaha diimbau untuk selalu melakukan audit kelistrikan secara berkala.

Baca Juga :  Jasad Pria Ditemukan di Kontrakan Bogor: Warga Geger Karena Bau Menyengat

Penanganan oleh Tim Pemadam Kebakaran

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor mengirimkan lebih dari sepuluh unit mobil pemadam untuk menjinakkan api. Tim bekerja keras agar api tidak merembet ke pemukiman warga yang berada di sekitar lokasi pabrik.

Berikut adalah langkah-langkah penanganan yang dilakukan di lokasi:

  • Penyekatan Area: Petugas melakukan isolasi agar api tidak menyebar ke gudang penyimpanan material.

  • Pendinginan (Cooling): Setelah api padam, petugas terus menyiramkan air untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa (bara api).

  • Evakuasi Barang Berharga: Sebagian karyawan membantu menyelamatkan dokumen penting dari ruang perkantoran yang belum terjamah api.

Petugas menghadapi kendala berupa pasokan air yang sempat minim di sekitar lokasi kejadian. Namun, berkat bantuan unit pemadam dari wilayah tetangga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu tiga jam.

Baca Juga :  Juru Parkir Liar Bogor Palak Rp100 Ribu

Dampak dan Kerugian Akibat Kebakaran

Insiden kebakaran pabrik karoseri di Bogor ini membawa dampak signifikan bagi operasional perusahaan. Sebagian besar mesin canggih dan rangka kendaraan yang sedang dalam proses pengerjaan hangus terbakar.

Meskipun demikian, manajemen perusahaan menyatakan akan segera melakukan pendataan menyeluruh terkait kerugian ini. Mereka juga berencana memberikan kompensasi atau penyesuaian jadwal kerja bagi para karyawan yang terdampak. Sementara itu, warga sekitar diminta tetap waspada terhadap potensi gangguan asap yang mungkin masih tersisa di udara.

Pihak berwenang akan terus mendalami kasus ini untuk memastikan tidak ada faktor kesengajaan di balik musibah tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat bagi industri lain di wilayah Bogor untuk selalu mematuhi standar keselamatan kerja yang ketat.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB