Sejumlah destinasi wisata pantai di Kota Makassar terpantau dipadati ribuan pengunjung pada Sabtu, 17 Januari 2026. Lonjakan wisatawan ini dipicu oleh momen libur panjang yang menggabungkan Hari Keagamaan Nasional (HKN) Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dengan libur akhir pekan.
Peningkatan jumlah kunjungan ini terlihat signifikan di beberapa titik populer seperti Pantai Biru, Pantai Tanjung Bayang, hingga kawasan ikonik Pantai Losari.
Petugas loket di Pantai Biru, Mustari, mengungkapkan bahwa volume pengunjung meningkat hingga dua hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. Jika pada kondisi normal pengunjung berkisar antara 100 hingga 500 orang, saat libur panjang ini angka tersebut meroket tajam. Hal serupa terjadi di Pantai Tanjung Bayang, di mana banyak wisatawan tidak hanya berkunjung untuk bermain air, tetapi juga menginap di home stay atau menyewa rumah warga untuk menikmati suasana pantai lebih lama bersama keluarga.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, menegaskan bahwa wisata pantai tetap menjadi primadona utama pariwisata Makassar. Saat ini, pengembangan wisata tidak hanya terfokus pada Pantai Losari, tetapi telah meluas ke wilayah barat seperti Pantai Akkarena, Pantai Bosowa, hingga kawasan legendaris Tanjung Alang.
Selain wisata pesisir, pemerintah kota juga terus mempromosikan wisata bahari menggunakan perahu Pinisi, yang memungkinkan turis menikmati makan malam romantis sambil berkeliling di kawasan kepulauan Spermonde.
Para pengunjung pun mengaku antusias menikmati fasilitas yang ada. Selain panorama matahari terbenam (sunset) yang indah, keberadaan pusat kuliner di sepanjang Pantai Losari dan kawasan Center Point of Indonesia (CPI) menjadi daya tarik tambahan yang memanjakan wisatawan.
Suasana liburan yang semarak ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di Sulawesi Selatan.






