OpenAI Borong Chip dan Saham AMD Senilai Puluhan Miliar Dolar

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 7 Oktober 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OpenAI dan NVIDIA

OpenAI dan NVIDIA

Raksasa kecerdasan buatan OpenAI dan produsen chip AMD resmi menandatangani kemitraan strategis bernilai puluhan miliar dolar untuk membangun pusat data AI berskala raksasa. Kerja sama ini menandai langkah penting dalam persaingan global untuk memperebutkan kekuatan komputasi yang menjadi tulang punggung industri kecerdasan buatan.

Dalam perjanjian tersebut, OpenAI berkomitmen membeli chip AMD dengan kapasitas total setara 6 gigawatt, dimulai dari seri MI450 yang dijadwalkan meluncur tahun depan. Pembelian akan dilakukan langsung ke AMD atau melalui mitra penyedia layanan cloud.

Menurut Lisa Su, CEO AMD, kesepakatan ini berpotensi menghasilkan pendapatan puluhan miliar dolar dalam lima tahun ke depan. Meskipun angka pasti tidak diungkapkan, AMD menegaskan bahwa setiap satu gigawatt kapasitas bernilai puluhan miliar dolar, sehingga nilai total kontrak dapat melampaui 60 miliar dolar AS.

Baca Juga :  Layanan Starlink Beri Akses Internet Murah untuk Bantu Demonstran di Iran

Sebagai bagian dari perjanjian, OpenAI memperoleh hak untuk membeli hingga 160 juta saham AMD, setara dengan 10% kepemilikan perusahaan, dengan harga simbolis $0,01 per saham. Hak pembelian ini diberikan secara bertahap, bergantung pada capaian implementasi proyek yang disepakati kedua pihak. Detail lengkap mengenai syarat dan jadwal pembelian belum dipublikasikan secara resmi.

Langkah ini dipandang sebagai kemenangan besar bagi AMD, terutama setelah pesaing utamanya, Nvidia, bulan lalu mengumumkan kerja sama strategis dengan Intel untuk mengembangkan prosesor sistem x86 RTX bagi komputer pribadi serta prosesor pusat data khusus untuk Nvidia.

Dengan kesepakatan baru ini, OpenAI akan memanfaatkan chip AMD untuk proses inferensi AI, yakni tahap di mana model kecerdasan buatan menjalankan hasil pembelajaran untuk menghasilkan respons cepat dan akurat. Kesepakatan ini mencerminkan lonjakan kebutuhan daya komputasi yang masif di industri AI, terutama di tengah ambisi global untuk menciptakan sistem kecerdasan buatan yang mampu menandingi bahkan melampaui kemampuan manusia.

Baca Juga :  LG dan Samsung Adu Teknologi TV RGB LED dan Micro LED 2026

“Sulit menggambarkan betapa menantangnya situasi saat ini. Kami ingin bergerak secepat mungkin, tetapi proses ini membutuhkan waktu,” ujar Sam Altman, CEO OpenAI, kepada The Wall Street Journal.

Sementara itu, Lisa Su menegaskan bahwa kolaborasi tersebut akan “mendorong kapasitas komputasi AI ke skala yang belum pernah ada sebelumnya.”

Sebagai respons terhadap langkah besar ini, Nvidia pada 22 September mengumumkan rencana investasi senilai 100 miliar dolar di OpenAI untuk membangun 10 sistem pusat data berkapasitas 1 gigawatt. Beberapa sumber menyebutkan, investasi tersebut kemungkinan dilakukan melalui pembelian saham non-publik, dan dana yang diterima OpenAI akan digunakan untuk mengakuisisi chip Nvidia.

Dengan AMD dan Nvidia kini sama-sama menjadi pemasok utama bagi OpenAI, industri chip global semakin mengarah pada perlombaan teknologi besar-besaran. Keduanya berlomba menyediakan daya komputasi yang cukup untuk menopang generasi berikutnya dari kecerdasan buatan yang kelak bisa mengubah cara dunia bekerja, berkomunikasi, dan berpikir.

Baca Juga :  Microsoft Bentuk Tim Superintelligence AI, Fokus Diagnosa Medis

Berita Terkait

Teknologi Estetika dan Perawatan Preventif, Tren yang Diminati, Amankah?
Pemimpin Teknologi di Dewan Sains Trump, Jensen Huang dan Mark Zuckerberg Resmi Bergabung
Ramadan sebagai Momentum Rekonsiliasi Sosial di Era AI yang Menantang
Perlindungan Digital Nasional, Menteri Komdigi Resmi Larang Akun Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Google Gemini Bantu Optimalkan Aktivitas Ramadhan Lebih Produktif
Samsung Berhasil Uji Coba Teknologi Jaringan 6G Terbaru
Robot Penari di Beijing, Bukti Nyata Pesatnya Kemajuan Teknologi Tiongkok
Harga Samsung Galaxy A55 5G, HP Mid-Range Premium dengan Performa Kencang
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:18 WIB

Teknologi Estetika dan Perawatan Preventif, Tren yang Diminati, Amankah?

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:13 WIB

Pemimpin Teknologi di Dewan Sains Trump, Jensen Huang dan Mark Zuckerberg Resmi Bergabung

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:07 WIB

Ramadan sebagai Momentum Rekonsiliasi Sosial di Era AI yang Menantang

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:06 WIB

Perlindungan Digital Nasional, Menteri Komdigi Resmi Larang Akun Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:35 WIB

Google Gemini Bantu Optimalkan Aktivitas Ramadhan Lebih Produktif

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB