OpenAI Menyalakan ‘Peringatan Merah’ Setelah ChatGPT Disusul oleh Gemini

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sam Altman, salah satu pendiri dan CEO OpenAI. Foto: TechCrunch

Sam Altman, salah satu pendiri dan CEO OpenAI. Foto: TechCrunch

Sam Altman, CEO OpenAI, dikabarkan mengaktifkan “peringatan merah” dan memerintahkan seluruh tim untuk memprioritaskan peningkatan ChatGPT setelah model milik Google, Gemini, melampaui performa ChatGPT di berbagai benchmark kecerdasan buatan.

Menurut laporan Wall Street Journal (WSJ), Altman mengirimkan pengumuman internal yang menegaskan bahwa proyek OpenAI lainnya—seperti aplikasi iklan, layanan belanja, kesehatan, hingga asisten pribadi bernama Pulse—untuk sementara diturunkan prioritasnya. Semua fokus dialihkan pada satu hal: membuat ChatGPT kembali unggul.

Altman menyebut OpenAI perlu memperkuat kemampuan personalisasi ChatGPT, meningkatkan kecepatan, meningkatkan stabilitas, serta memperluas cakupan topik yang bisa ditangani model bahasa besar (LLM) tersebut.

Gemini Mendominasi Benchmark AI

Pengumuman ini muncul setelah Google memimpin beberapa grafik evaluasi model AI. Dalam laporan perusahaan riset Prolific pekan lalu, empat model Google masuk 10 besar, dengan Gemini 2.5 Pro menempati peringkat pertama.
ChatGPT justru berada di posisi ke-8, di bawah:

  • DeepSeek v3

  • Mistral Medium

  • Grok 4

  • Grok 3

Baca Juga :  Prabowo Minta TNI Introspeksi Diri dan Tanggap Lindungi Kekayaan Negara

Daftar Prolific itu bahkan belum memasukkan Gemini 3, yang baru saja dirilis.

Google telah mengintegrasikan Gemini di hampir seluruh ekosistem produknya—dari Android, Search, Workspace, hingga perangkat Pixel—membuatnya semakin mengakar dalam berbagai layanan yang digunakan miliaran pengguna.

OpenAI sebelumnya berada paling depan dalam inovasi LLM sejak meluncurkan ChatGPT pada 1 Desember 2022. Namun, persaingan yang semakin cepat membuat posisi ini kini terancam.

OpenAI Hadapi Tantangan Berat

Jim Cramer dari CNBC mengatakan bahwa setelah masa kejayaan awal, OpenAI mulai terlihat “bermain-main” dan kehilangan fokus. Altman disebut terlalu ambisius ingin masuk ke banyak sektor seperti pencarian, jejaring sosial, cloud, dan bisnis—bidang yang sepenuhnya dikuasai Google.

Baca Juga :  10 Startup AI Terbaik Akselerator Semesta 2025 Lintasarta NVIDIA KUMPUL

Cramer bahkan menyebutkan tiga kemungkinan masa depan OpenAI:

  1. Disponsori pemerintah AS

  2. Diakuisisi Microsoft

  3. Atau justru mengalami kemunduran besar

Dalam wawancara media lain, teknisi internal OpenAI menyebut bahwa mempertahankan posisi puncak adalah hal tersulit, terutama karena perusahaan menghabiskan modal sangat besar untuk pengembangan model.

OpenAI Siapkan Model Baru

Menurut The Verge, OpenAI sebenarnya telah menghasilkan banyak terobosan dalam tiga tahun terakhir dan tidak mudah digulingkan begitu saja.
Sumber internal memperkirakan OpenAI akan mengumumkan model baru pekan depan sebagai respons langsung terhadap Gemini 3.

Namun mereka juga harus berhati-hati pada reaksi pengguna. Saat peluncuran GPT-5 pada Agustus, banyak pengguna mengeluh model terasa kurang emosional, lambat, dan tidak secerdas generasi sebelumnya dalam matematika dan geografi.
OpenAI butuh tiga bulan untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

Baca Juga :  Layanan Starlink Beri Akses Internet Murah untuk Bantu Demonstran di Iran

Kini, perusahaan berharap gelombang inovasi baru dapat mengembalikan ChatGPT ke posisi teratas dalam persaingan LLM global.

Berita Terkait

Teknologi Estetika dan Perawatan Preventif, Tren yang Diminati, Amankah?
Pemimpin Teknologi di Dewan Sains Trump, Jensen Huang dan Mark Zuckerberg Resmi Bergabung
Ramadan sebagai Momentum Rekonsiliasi Sosial di Era AI yang Menantang
Perlindungan Digital Nasional, Menteri Komdigi Resmi Larang Akun Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Google Gemini Bantu Optimalkan Aktivitas Ramadhan Lebih Produktif
Samsung Berhasil Uji Coba Teknologi Jaringan 6G Terbaru
Robot Penari di Beijing, Bukti Nyata Pesatnya Kemajuan Teknologi Tiongkok
Harga Samsung Galaxy A55 5G, HP Mid-Range Premium dengan Performa Kencang
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:18 WIB

Teknologi Estetika dan Perawatan Preventif, Tren yang Diminati, Amankah?

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:13 WIB

Pemimpin Teknologi di Dewan Sains Trump, Jensen Huang dan Mark Zuckerberg Resmi Bergabung

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:07 WIB

Ramadan sebagai Momentum Rekonsiliasi Sosial di Era AI yang Menantang

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:06 WIB

Perlindungan Digital Nasional, Menteri Komdigi Resmi Larang Akun Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:35 WIB

Google Gemini Bantu Optimalkan Aktivitas Ramadhan Lebih Produktif

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB