Pemkab Kendal Dorong Ketahanan Gizi Lewat Subsidi Pangan untuk Tekan Stunting

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Kendal Dorong Ketahanan Gizi Lewat Subsidi Pangan untuk Tekan Stunting

Pemkab Kendal Dorong Ketahanan Gizi Lewat Subsidi Pangan untuk Tekan Stunting

Dalam upaya menurunkan angka stunting dan gizi buruk, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menyalurkan subsidi pangan bergizi kepada masyarakat berisiko tinggi kekurangan gizi. Program ini menjadi bagian dari strategi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga miskin di wilayah tersebut.

Kegiatan yang digelar pada Rabu (9/10/2025) ini menyasar ratusan keluarga dengan anak balita, ibu hamil, serta warga lansia. Bantuan berupa paket pangan bergizi seperti telur, susu, beras, dan sayuran segar disalurkan secara langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan bersama Dinas Kesehatan Kendal.

“Program ini bukan sekadar bantuan sesaat, tapi bagian dari langkah jangka panjang untuk mencegah stunting sejak dini,” ujar Bupati Kendal, Dico Ganinduto.

Baca Juga :  Kalender Desember 2025 Resmi, Tanggal Merah, Cuti Bersama, dan Long Weekend Lengkap

Dico menjelaskan bahwa program subsidi pangan bergizi dilaksanakan secara terpadu dengan program edukasi gizi dan kesehatan keluarga, termasuk pendampingan kepada ibu hamil dan kader posyandu.

“Kami ingin keluarga memahami pentingnya gizi seimbang. Tidak hanya makan cukup, tapi juga harus makan bergizi,” tegasnya.

Pemkab Kendal juga menggandeng sejumlah pelaku UMKM lokal sebagai penyedia bahan pangan dalam program ini, agar manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat penerima, tetapi juga mendorong roda ekonomi daerah.

“Dengan melibatkan UMKM, rantai ekonomi lokal tetap bergerak. Jadi, ini bukan hanya soal gizi, tapi juga soal kemandirian pangan,” tambah Dico.

Data Dinas Kesehatan Kendal mencatat, angka stunting di daerah tersebut menurun signifikan dalam dua tahun terakhir setelah penerapan berbagai program intervensi gizi dan sanitasi.
Pemerintah menargetkan penurunan angka stunting hingga di bawah 10% pada 2026, sejalan dengan program nasional penanggulangan gizi buruk anak.

Baca Juga :  BeeJay Cup 2025 Resmi Bergulir, 32 Tim SMP Probolinggo Berebut Gelar Juara

Melalui kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas, Pemkab Kendal optimistis langkah nyata ini akan memperkuat fondasi generasi sehat dan produktif di masa depan.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB