Prabowo Saksikan Kemegahan Demo Laut TNI AL di Teluk Jakarta

icon berita mobile

- Penulis Berita

Senin, 6 Oktober 2025 - 02:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teluk Jakarta pada Kamis, 2 Oktober 2025, menjadi panggung megah demonstrasi kekuatan maritim Indonesia. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang saat itu berada di atas geladak KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), menyaksikan langsung acara Presidential Inspection yang menampilkan demo laut dan sailing pass TNI Angkatan Laut secara spektakuler.

Kemegahan armada laut Indonesia seolah melukiskan ketangguhan pertahanan maritim nasional di bawah langit Jakarta yang cerah. Atraksi ini bukan sekadar parade, tetapi unjuk kesiapan operasional yang terpadu.

Laksamana Pertama TNI Nurlan, Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada I, dipercaya memimpin seluruh rangkaian atraksi. Beliau bertindak sebagai Komandan Satuan Tugas (Satgas) dalam Presidential Inspection kali ini.

Menurut Laksamana Pertama TNI Nurlan, acara ini didesain tidak hanya untuk memamerkan kemampuan tempur Angkatan Laut. Atraksi ini juga dirancang untuk menampilkan kolaborasi berbagai unsur maritim dari seluruh bangsa.

Berbagai kapal, dari kapal patroli hingga kapal nelayan, beriringan dalam formasi. Pesan yang ingin disampaikan sangat jelas: pertahanan laut adalah tugas bersama seluruh komponen bangsa, bukan hanya militer.

Nurlan menjelaskan bahwa pelaksanaan demo dibagi menjadi beberapa divisi. “Untuk divisi kapalnya ada kurang lebih tujuh,” ujarnya.

Baca Juga :  Ada Menu Spesial MBG di Hari Ulang Tahun Prabowo, Apa Isinya?

Setelah demonstrasi kapal, acara akan dilanjutkan dengan unjuk kekuatan oleh pasukan khusus Angkatan Laut dan ditutup dengan demonstrasi kekuatan udara TNI Angkatan Laut. Integrasi antara tiga dimensi tempur ini menjadi kunci.

Atraksi dimulai dengan pemandangan kapal-kapal perang di kejauhan. Siluet-siluet baja itu mulai bergerak serentak.

Mereka membentuk formasi taktis di lautan luas, memecah ombak samudra dengan gagah perkasa. Pemandangan ini seolah mengirimkan pesan getaran kekuatan kepada siapa pun yang berniat mengancam kedaulatan perairan Indonesia.

Suasana di Teluk Jakarta pun semakin menegangkan seiring berjalannya atraksi.

Divisi anti-kapal selam memperlihatkan kemampuan tempur mereka. Mereka mendemonstrasikan senjata-senjata bawah air yang merupakan tulang punggung pertahanan terhadap ancaman laut dalam.

Bersamaan dengan itu, kapal-kapal cepat milik TNI AL bermanuver lincah di permukaan air. Manuver-manuver tajam ini dilakukan sambil menurunkan pasukan Komando Pasukan Katak (Kopaska) ke titik-titik rawan yang disimulasikan.

Di tengah rangkaian atraksi utama, disajikan juga simulasi pertempuran laut yang realistis. Ini adalah salah satu segmen paling krusial.

Kapal-kapal Angkatan Laut saling berhadapan dalam formasi yang penuh perhitungan taktis. Mereka memperlihatkan bagaimana strategi menyerang dan bertahan dijalankan secara simultan di medan laga laut.

Baca Juga :  Pertemuan Prabowo dan Jokowi di Konsolidasi PSI

Simulasi ini melibatkan tembakan meriam hampa, memberikan efek visual dan audio yang dramatis. Tidak hanya itu, ada juga serangan udara dari helikopter TNI Angkatan Laut, yang mengawali operasi infiltrasi pasukan khusus ke target yang telah ditentukan.

Adegan ini menampilkan betapa terpadunya strategi peperangan laut modern. Kekuatan permukaan, bawah laut, dan udara bekerja sama sebagai satu kesatuan yang mematikan.

Nurlan menambahkan bahwa divisi kapal amfibi atau kapal pendarat juga akan menunjukkan kebolehannya. “Di situ nanti akan kita menampilkan anti serangan udara,” imbuhnya.

Kemampuan pertahanan pantai juga dipertontonkan oleh Korps Marinir. Para prajurit Korps Baret Ungu ini menunjukkan keahlian menembakkan Roket RM-DRAT, sebuah sistem senjata yang vital untuk mempertahankan garis pantai dari serangan musuh.

Tak hanya alutsista militer, atraksi ini menampilkan spektrum luas kekuatan maritim nasional.

Kapal patroli Angkatan Laut berkonvoi dengan kapal layar kebanggaan bangsa, KRI Bima Suci dan KRI Dewaruci. Dua kapal legendaris ini menjulang gagah dengan tiang-tiang layarnya, melambangkan sejarah dan tradisi pelaut Indonesia.

Lebih dari itu, pertunjukan ini diperkaya dengan kehadiran kekuatan dari komponen maritim sipil. Kapal-kapal milik PT Pelni, PT Pelindo, Bea Cukai, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Badan Keamanan Laut (Bakamla), hingga Basarnas ikut serta.

Baca Juga :  Muhammad Awaluddin Resmi Jadi Direktur Utama Jasa Raharja Melalui RUPSLB

Kehadiran mereka menegaskan bahwa seluruh elemen ini adalah bagian dari ekosistem pertahanan dan keamanan laut.

“Divisi kapal selam, di sekitarannya atau di seputarannya nanti ada keterlibatan komponen masyarakat maritim dalam bentuk kapal ikan,” jelas Laksamana Pertama Nurlan. Kapal-kapal nelayan ini ikut berkonvoi, menunjukkan dukungan rakyat terhadap pertahanan laut.

Yang terakhir, rangkaian demo ditutup oleh demonstrasi kekuatan pasukan khusus dan kekuatan udara TNI Angkatan Laut.

Menutup demo laut yang penuh daya kejut, Rajawali Laut Flight menampilkan serangkaian manuver udara berpresisi tinggi. Gerakan pesawat yang meliuk-liuk di udara berpadu dengan formasi dinamis dan berani.

Manuver udara ini menggambarkan ketangguhan dan kekompakan para penerbang TNI Angkatan Laut. Puncak pertunjukan terjadi ketika seluruh pesawat berpencar serentak dari satu titik.

Adegan ini menjadi simbol pamungkas dari semangat juang dan kesiapan penuh Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia. Seluruh rangkaian acara berlangsung sukses dan lancar.

Berita Terkait

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat
Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan
Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026
THR ASN Kapan Cair Kata Purbaya? Ini Bocoran Jadwal Lengkapnya
Bupati Kuningan Dorong Camat Percepat Penagihan PBB Demi Target PAD 2026
Farhan Bangga, Siswa SD Bandung Natanael Raih Juara Dunia Olimpiade Sains Di Amerika Serikat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Minggu, 12 April 2026 - 11:14 WIB

Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:08 WIB

Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:29 WIB

Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:27 WIB

Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB