Rusia Uji Kapal Selam Khabarovsk, Senjata Pemicu ‘Tsunami Radioaktif’

icon berita mobile

- Penulis Berita

Minggu, 2 November 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal selam nuklir generasi baru Khabarovsk dikeluarkan dari pabrik pada 1 November. Foto oleh Sevmash

Kapal selam nuklir generasi baru Khabarovsk dikeluarkan dari pabrik pada 1 November. Foto oleh Sevmash

Rusia resmi meluncurkan kapal selam nuklir generasi baru, Khabarovsk, di galangan kapal Sevmash, Severodvinsk, Sabtu (1/11/2025). Kapal selam ini dirancang khusus sebagai platform peluncur torpedo super Poseidon, senjata yang mampu menciptakan ‘tsunami radioaktif’.

Menteri Pertahanan Andrei Belousov mengumumkan peluncuran ini menandai dimulainya serangkaian uji coba laut dalam berbagai kondisi. Kementerian Pertahanan Rusia menyoroti kapal selam Khabarovsk akan memastikan keamanan perbatasan maritim dan melindungi kepentingan nasional Rusia.

Kapal selam Khabarovsk dilaporkan mampu membawa hingga 12 torpedo Poseidon, yang digambarkan Moskow sebagai “senjata kiamat” nirawak. Poseidon adalah torpedo otonom bertenaga nuklir dengan jangkauan 10.000 km, kecepatan 130 km/jam, dan mampu menyelam hingga kedalaman 1.000 meter.

Baca Juga :  Trump dan Zelenskyy Bahas 20 Poin Rencana Damai Ukraina di Florida

Ancaman utama torpedo Poseidon terletak pada hulu ledak nuklir 2 megaton yang mampu memicu gelombang tsunami radioaktif saat diledakkan di dekat pantai. Senjata ini secara teori dirancang untuk menghancurkan kota-kota pesisir atau pangkalan angkatan laut musuh secara total.

Peluncuran kapal selam Khabarovsk ini, menurut para analis militer, menandai eskalasi baru dalam perlombaan senjata strategis pasca-Perang Dingin. Fokus Rusia pada senjata asimetris seperti Poseidon menunjukkan pergeseran doktrin dari pertarungan konvensional menuju senjata pemusnah masal yang tak terdeteksi dan tak terhentikan, katanya.

Uji coba kapal selam Khabarovsk oleh Rusia kini menjadi sorotan global, memaksa negara-negara NATO untuk mengevaluasi ulang sistem pertahanan bawah laut mereka. Kehadiran torpedo Poseidon di lautan mengubah kalkulasi strategis pencegahan nuklir, membawa dunia ke era baru ketidakpastian maritim yang mengkhawatirkan.

Baca Juga :  Mengapa Badai Tahun Ini Lebih Sering Bergerak ke Utara?

Berita Terkait

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India
Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang
Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme
Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori
Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya
IPO GIFT City Pertama di India Resmi Dibuka 16 Maret, Era Baru Finansial
Hizbullah Serang Israel, Eskalasi Ketegangan di Perbatasan Lebanon
AI Mengubah Lapangan Kerja di Rumania, Transformasi dan Masa Depan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

Minggu, 12 April 2026 - 11:05 WIB

Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang

Jumat, 10 April 2026 - 20:12 WIB

Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:03 WIB

Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori

Senin, 23 Maret 2026 - 21:15 WIB

Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB