Skrining Aktif Mendesak, Dua Pertiga Penularan TB Diduga dari Kasus Tanpa Gejala

icon berita mobile

- Penulis Berita

Minggu, 9 November 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CFD Jakarta

CFD Jakarta

Kampanye “TOSS TBC” di Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Bundaran HI Jakarta, Minggu (9/11/2025), diwarnai peringatan serius mengenai ancaman Tuberkulosis (TB) tanpa gejala. Pakar kesehatan paru Prof. Tjandra Yoga Aditama mendesak kampanye di ruang publik seperti CFD Jakarta difokuskan untuk menyadarkan bahaya TB tanpa gejala, yang diduga menjadi sumber utama penularan.

Tjandra Yoga Aditama menyebut temuan kasus TB tanpa gejala bisa mencapai separuh dari total kasus bergejala yang ditemukan. “Analisis data penelitian dari 14 negara di Asia dan Afrika menunjukkan dugaan bahwa sekitar dua per tiga penularan TB di dunia terjadi dari kasus TB tanpa gejala ini,” kata dia.

Karena pasien TB tanpa gejala tidak merasa sakit dan tidak akan datang berobat, satu-satunya cara menemukan mereka adalah melalui skrining aktif yang seksama di seluruh pelosok negeri. Di Jakarta, Dinas Kesehatan DKI telah menemukan 46.308 kasus Tuberkulosis baru hingga Oktober 2025, dengan 90 persen di antaranya sudah memulai pengobatan.

Baca Juga :  Pengangguran di Jakarta Naik, Lulusan SMA Jadi Penyumbang Terbesar

Upaya skrining TB tanpa gejala ini, menurut Tjandra, krusial untuk memutus rantai penularan yang selama ini tersembunyi dan tidak terdeteksi oleh sistem kesehatan pasif. Kampanye di CFD Jakarta menjadi langkah awal yang penting untuk menjangkau populasi urban yang sibuk, sekaligus mendukung program eliminasi TB yang menjadi bagian dari Astacita nasional, katanya.

Pemerintah pusat sendiri menggelar “Kampanye TOSS TBC: Temukan-Obati-Sampai Sembuh” serentak di delapan provinsi, termasuk di area HBKB Bundaran HI Jakarta. “Kami menyambut baik kegiatan ini dan diharapkan dapat menjadi pemicu peningkatan program eliminasi TB yang jadi salah satu bagian dari Astacita,” ujar Tjandra.

Peringatan mengenai TB tanpa gejala di CFD Jakarta ini mengubah peta perang melawan Tuberkulosis di Indonesia dari strategi pasif menunggu pasien, menjadi proaktif memburu kasus tersembunyi. Keberhasilan eliminasi TB nasional kini bergantung pada keseriusan pemerintah dalam melakukan skrining aktif untuk menemukan para penular diam-diam di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Foo Fighters Kembali ke Jakarta 2025, Konser Pertama Sejak 1996

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB