SPPG Pejaten Ditinjau, Kapolres Pastikan Makanan Anak Sekolah Aman dan Bergizi

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPPG (Humas Polri)

SPPG (Humas Polri)

Upaya memastikan kualitas makanan bergizi untuk anak sekolah terus diperkuat. Pada Jumat (3/10/2025), Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, meninjau langsung Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Polri Pejaten. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses produksi makanan berjalan sesuai standar nasional, mulai dari higienitas, keamanan, hingga kandungan gizi.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres menyaksikan setiap tahapan penting. Mulai dari proses pencucian peralatan dapur, cara memasak, hingga pengemasan dan distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi sekaligus menjawab kekhawatiran orang tua murid mengenai kualitas makanan gratis yang diterima anak-anak mereka.

“Kami ingin menjamin bahwa makanan yang keluar dari SPPG Polri Pejaten benar-benar aman, sehat, dan sesuai standar Badan Gizi Nasional. Anak-anak sekolah harus mendapatkan makanan bergizi yang mendukung tumbuh kembang mereka,” tegas Nicolas Ary Lilipaly.

Baca Juga :  Bandara Soekarno-Hatta Jadi Tersibuk Saat Nataru, Layani 3,5 Juta Penumpang

Selain meninjau fasilitas produksi, Kapolres juga melibatkan tokoh agama dalam proses pengawasan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen menjaga keterbukaan kepada masyarakat, agar program makanan bergizi tidak hanya dipercaya secara formal, tetapi juga mendapat legitimasi sosial dan moral.

Pengawasan tidak hanya dilakukan di Pejaten. Menurut Kapolres, saat ini Polres Metro Jakarta Selatan juga tengah membangun tiga SPPG baru di wilayah Pesanggrahan dan Pasar Minggu. Fasilitas tambahan ini diharapkan dapat memperluas cakupan distribusi makanan sehat ke lebih banyak sekolah di Jakarta Selatan.

Untuk menjamin kualitas, Polres bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melakukan pengecekan berkala, mulai dari kebersihan dapur, kelayakan fasilitas, hingga kualitas air yang digunakan. Sertifikat kelayakan operasional untuk SPPG Pejaten saat ini sedang diproses dan diperkirakan akan selesai dalam satu hingga dua hari ke depan.

Baca Juga :  James Ransone Meninggal Dunia, Kabar Duka dari Bintang It Chapter Two

Kepala SPPG Polri Pejaten, Iqbal Salim, turut menegaskan komitmennya. Ia menyebut seluruh rangkaian produksi dan distribusi sudah menerapkan SOP dari Badan Gizi Nasional secara ketat. “Kami memastikan makanan yang sampai ke tangan anak-anak sekolah layak konsumsi, higienis, dan memenuhi standar gizi yang ditetapkan,” ujarnya.

Setelah meninjau dapur produksi, rombongan Kapolres menyempatkan diri mendatangi sekolah-sekolah penerima manfaat. Mereka berdialog langsung dengan para guru dan orang tua murid untuk mengetahui sejauh mana kepuasan masyarakat terhadap program tersebut. Masukan dari masyarakat dianggap penting agar kualitas program dapat terus ditingkatkan.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga membagikan angket daftar menu kepada siswa. Tujuannya adalah memberi ruang bagi anak-anak untuk memilih menu sesuai selera, tanpa mengurangi aspek gizi yang sudah diatur. Variasi menu ini diharapkan membuat anak-anak semakin bersemangat menikmati makanan sehat yang disediakan.

Baca Juga :  Pemerintah KajI Pelonggaran Transfer Keuangan Daerah 2026, Menkeu Pantau Ketat Pola Belanja Pemda

“Kami akan terus mengawasi program ini. Tujuan utamanya bukan sekadar distribusi, tetapi memastikan bahwa anak-anak sekolah benar-benar menerima makanan yang sehat, higienis, dan bergizi,” tegas Nicolas Ary Lilipaly menutup kunjungan.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB