Swedia Hancur 1-4, Graham Potter Kini Berjudi di Jalur Nations League

icon berita mobile

- Penulis Berita

Minggu, 16 November 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swedia Hancur 1-4, Graham Potter Kini Berjudi di Jalur Nations League

Swedia Hancur 1-4, Graham Potter Kini Berjudi di Jalur Nations League

Timnas Swedia melanjutkan krisis mendalam mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah dibantai Swiss 1-4 pada Minggu (16/11/2025) pagi. Kekalahan telak ini menjadi debut bencana bagi pelatih baru Graham Potter, yang kini harus berjudi lewat jalur play-off Nations League.

Hasil ini menempatkan Swedia di dasar Grup B dengan hanya 1 poin dari 5 laga, jauh dari harapan lolos otomatis. Debut Graham Potter, yang ditunjuk bulan lalu menggantikan kapten Chelsea, gagal total membangkitkan tim yang sedang terpuruk dan kewalahan menghadapi Swiss.

Lini depan Swedia yang diisi pemain mahal juga tumpul, Viktor Gyokeres absen karena cedera sementara Alexander Isak baru masuk di babak kedua. Kedua bintang Liga Premier itu tercatat belum mencetak satu gol pun sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026, menunjukkan masalah produktivitas yang kronis.

Baca Juga :  Kalah Telak 1-10 dari Manchester City, Pelatih Exeter Jadi Sasaran Kemarahan Fans

Kegagalan Graham Potter di laga debut ini, menurut para pengamat, menyoroti betapa rusaknya fondasi timnas Swedia pasca-era Zlatan Ibrahimovic. Beban kini beralih dari kualifikasi reguler ke pertaruhan do-or-die di play-off, sebuah jalur yang jauh lebih berisiko bagi generasi emas Isak dan Gyokeres, katanya.

Meskipun kalah berat dan hancur di babak kualifikasi, Swedia secara teknis masih memiliki peluang lolos ke Piala Dunia 2026. Format baru FIFA memberikan jatah play-off kepada 4 tim pemenang grup Nations League yang gagal di kualifikasi, dan Swedia berstatus juara di Liga Bangsa-Bangsa C.

Harapan Swedia kini bergantung penuh pada kesuksesan di play-off Nations League, yang menjadi satu-satunya jalan realistis bagi Graham Potter. Kegagalan di kualifikasi ini harus segera dilupakan, jika generasi Isak dan Gyokeres tidak ingin absen dari panggung sepak bola terbesar di planet ini.

Baca Juga :  Persib dan Musisi Bandung Bersatu di Padel One Galang Kepedulian untuk Korban Bencana Cisarua

Berita Terkait

Persib Siap Jaga Rekor Sempurna di GBLA Saat Jamu Arema, Hodak: “Kami di Situasi yang Bagus”
Persib Bandung Imbangi Dewa United 2-2 di Tengah Kontroversi Wasit
Shin Tae-yong: VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Setara Anak SD pada 2020
PSSI dan FFF Perancis Bersinergi Dorong Pengembangan Sepak Bola Putri Indonesia
Gairah De Bruyne ke Sepakbola Mulai Pudar, Akhir Sebuah Era?
Beckham Putra Menggila di GBK: Brace ke Gawang St. Kitts & Nevis, Timnas Menang 4-0
Skuad 23 Pemain Timnas Indonesia Versi John Herdman untuk Hadapi St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Usai Libur Idulfitri, Andrew Jung Tancap Gas Latihan Lagi Jelang Lawan Semen Padang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:36 WIB

Persib Siap Jaga Rekor Sempurna di GBLA Saat Jamu Arema, Hodak: “Kami di Situasi yang Bagus”

Selasa, 21 April 2026 - 09:10 WIB

Persib Bandung Imbangi Dewa United 2-2 di Tengah Kontroversi Wasit

Selasa, 14 April 2026 - 20:55 WIB

Shin Tae-yong: VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Setara Anak SD pada 2020

Minggu, 12 April 2026 - 10:53 WIB

PSSI dan FFF Perancis Bersinergi Dorong Pengembangan Sepak Bola Putri Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 20:05 WIB

Gairah De Bruyne ke Sepakbola Mulai Pudar, Akhir Sebuah Era?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB