Xiaomi Kalah Gugatan Iklan Menyesatkan SU7 Ultra, Terancam Kompensasi Massal

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Xiaomi

Mobil Xiaomi

Xiaomi Auto kalah dalam upaya banding di Pengadilan Menengah Suzhou, Jiangsu, terkait gugatan iklan menyesatkan untuk mobil listrik SU7 Ultra. Putusan ini mengharuskan Xiaomi membayar kompensasi tiga kali lipat kepada konsumen dan kini terancam tuntutan massal dari ratusan pemilik lainnya.

Kasus ini bermula dari keluhan pelanggan atas “desain saluran kembar ganda” pada kap serat karbon opsional senilai 42.000 yuan ($5.880). Pelanggan menemukan aksesori mahal itu tidak memiliki fungsi pendingin roda seperti yang diiklankan dan strukturnya identik dengan kap aluminium standar, hanya 1,3 kg lebih ringan.

Pengadilan Suzhou menolak banding Xiaomi Auto dan menguatkan putusan sebelumnya, memaksa perusahaan membayar ganti rugi 126.000 yuan ($17.640) atau tiga kali harga aksesori. Xiaomi juga harus mengembalikan deposit 20.000 yuan dan menanggung biaya hukum 10.000 yuan.

Baca Juga :  Krisis Chip Belum Mereda, Honda Perpanjang Penutupan Pabrik di China

Kekalahan banding ini, menurut analis industri, menjadi pukulan telak bagi citra Xiaomi Auto yang baru saja memasuki pasar otomotif dengan SU7 Ultra. Transparansi iklan dan kejujuran spesifikasi produk adalah fondasi kepercayaan konsumen di industri mobil listrik yang sangat kompetitif, di mana reputasi teknis harus dibangun di atas data yang akurat, katanya.

Putusan ini memicu reaksi berantai, dimana setidaknya 300 pengguna SU7 Ultra lainnya dalam sebuah grup online kini menuntut pengembalian dana dan kompensasi serupa. Sebelumnya, proposal damai Xiaomi pada 7 Mei, yang menawarkan kompensasi $280 atau penggantian kap standar, ditolak mentah-mentah oleh konsumen.

Kasus iklan menyesatkan SU7 Ultra ini menjadi pelajaran mahal bagi Xiaomi Auto yang tengah berupaya membangun reputasi di pasar EV global. Insiden ini menggarisbawahi pentingnya akurasi pemasaran dalam industri otomotif, di mana kesalahan klaim fungsional dapat berujung pada kerugian finansial dan krisis kepercayaan publik yang signifikan.

Baca Juga :  CEO Xiaomi Bantah Isu Penjualan Seri 17 Lesu, Sebut Permintaan Justru Meningkat

Berita Terkait

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?
Interior BYD Racco EV Resmi Terungkap, Bawa Standar Baru Kei Car
Nissan Gravite Meluncur di India sebagai Mobil Keluarga 7-Seater Terbaru
Varian Baru BMW X3 30 xDrive M Sport Pro Meluncur 16 Februari
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:07 WIB

Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI

Senin, 23 Maret 2026 - 21:24 WIB

Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:43 WIB

Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB