Xpeng P7+ 2026 Hadirkan Teknologi Hibrida dengan Jarak Listrik Murni hingga 430 Km

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Xpeng P7+ 2026 Hadirkan Teknologi Hibrida dengan Jarak Listrik Murni hingga 430 Km

Xpeng P7+ 2026 Hadirkan Teknologi Hibrida dengan Jarak Listrik Murni hingga 430 Km

Produsen otomotif asal China, Xpeng, resmi mengonfirmasi bahwa Xpeng P7+ model tahun 2026 akan hadir dalam dua pilihan sistem penggerak, yakni listrik murni (BEV) dan extended-range electric vehicle (EREV) atau hibrida jarak jauh. Varian EREV ini diklaim memiliki jangkauan listrik murni terpanjang di dunia untuk sedan hibrida, mencapai 430 kilometer.

Mengutip laporan Car News China, Xpeng P7+ akan mengalami perombakan total desain disertai 104 peningkatan teknologi, mulai dari efisiensi daya hingga kenyamanan berkendara. Sedan ini diposisikan sebagai model global dan dipastikan akan dipasarkan di 36 negara di luar China.

Jarak Tempuh Gabungan Tembus 1.550 Km

Keunggulan utama Xpeng P7+ EREV terletak pada kemampuannya beroperasi hampir sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Ketika mesin bensin ikut berperan sebagai generator, jarak tempuh gabungan kendaraan ini diklaim mencapai 1.550 kilometer, menjadikannya salah satu sedan paling efisien di kelasnya.

Baca Juga :  Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI

Dari sisi dimensi, Xpeng P7+ EREV memiliki ukuran 5.071 x 1.977 x 1.512 mm dengan jarak sumbu roda 3.000 mm. Bobot kosongnya mencapai 2.160 kg, sedikit lebih panjang sekitar 15 mm dibanding versi BEV yang telah lebih dulu dipasarkan.

Mesin Bensin Hanya Sebagai Generator

Pada varian EREV, Xpeng membekali P7+ dengan mesin bensin 1.5 turbo bertenaga 148 hp. Mesin ini tidak menggerakkan roda secara langsung, melainkan berfungsi sebagai generator untuk menyuplai listrik ke motor penggerak.

Tenaga utama berasal dari motor listrik 241 hp, yang memungkinkan sedan ini melaju hingga kecepatan maksimum 200 km/jam. Konsep ini membuat pengalaman berkendara tetap senyap dan responsif layaknya mobil listrik murni.

Baca Juga :  Audi A6 Generasi Keenam Resmi Meluncur: ICE Premium Masih Relevan

Spesifikasi Versi Listrik Murni

Xpeng P7+ pertama kali diluncurkan pada November 2024, dan saat ini masih ditawarkan dalam versi BEV dengan banderol 186.800–208.800 yuan atau sekitar Rp400–450 jutaan. Mobil ini memiliki koefisien hambatan udara 0,206 Cd, salah satu yang terbaik di kelasnya.

Versi BEV tersedia dengan pilihan motor 241 hp atau 308 hp, dipadukan dengan baterai LFP berkapasitas 60,7–74,9 kWh. Jarak tempuh maksimalnya mencapai 615 hingga 725 km berdasarkan siklus CLTC.

Varian tertinggi mendukung pengisian cepat 5C, sementara versi lainnya menggunakan 3C fast charging. Proses pengisian dari 30 hingga 80 persen hanya membutuhkan 12–20 menit.

Upgrade 2026 dan Prestasi Penjualan

Untuk model tahun 2026, Xpeng P7+ BEV akan tetap mempertahankan jarak tempuh hingga 725 km, dibangun di atas arsitektur listrik 800 volt yang mendukung pengisian daya ultra cepat.

Baca Juga :  Industri Mobil Listrik China Terancam Penyusutan Besar pada 2026

Sejak peluncuran perdananya, Xpeng P7+ telah mencatat penjualan kumulatif lebih dari 88.000 unit dan menjadi sedan listrik menengah terlaris di China selama 12 bulan berturut-turut. Kehadiran varian hibrida EREV diprediksi akan semakin memperkuat posisi Xpeng di pasar global.

Berita Terkait

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar
Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia
Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI
Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal
Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?
Interior BYD Racco EV Resmi Terungkap, Bawa Standar Baru Kei Car
Nissan Gravite Meluncur di India sebagai Mobil Keluarga 7-Seater Terbaru
Varian Baru BMW X3 30 xDrive M Sport Pro Meluncur 16 Februari

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

Mobil Listrik di China 2040 Diprediksi Capai 90 Persen Pangsa Pasar

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Bocoran Mobil Baru Chery yang Meluncur Sebentar Lagi di Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:07 WIB

Mobil Listrik China Jakarta-Yogya Sekali Ngecas Segera Dijual di RI

Senin, 23 Maret 2026 - 21:24 WIB

Strategi Mobil Listrik Mercedes-Benz dan Volkswagen di China: Bertahan dari Gempuran Lokal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:43 WIB

Mengenal Perakitan Mobil CKD dan CBU, Apa Bedanya?

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB