Viral Perpeloncoan Mahasiswa Baru di Unsri, Himpunan Mahasiswa Dibekukan 1 Tahun

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 1 Oktober 2025 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Perpeloncoan Mahasiswa Baru di Unsri

Viral Perpeloncoan Mahasiswa Baru di Unsri

Sebuah insiden perpeloncoan yang melibatkan mahasiswa baru di Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang, menjadi viral di media sosial. Aksi yang dinilai tidak pantas ini menuai kecaman publik dan berujung pada sanksi tegas dari pihak rektorat.

Insiden ini pertama kali terungkap setelah beredarnya video yang menampilkan kegiatan orientasi mahasiswa baru oleh salah satu himpunan mahasiswa (Hima) di Fakultas Pertanian. Dalam video tersebut, terlihat adanya adegan di mana mahasiswa baru dipaksa untuk mencium kening sesama teman mereka di hadapan senior. Aksi ini cepat menyebar dan memicu reaksi keras, terutama karena dinilai melanggar norma kesopanan dan mengandung unsur pelecehan non-fisik.

Ketua Hima berinisial ‘A’ dan beberapa panitia pelaksana kegiatan kini telah dipanggil dan diperiksa oleh pihak rektorat dan dekanat. Berdasarkan hasil investigasi internal, pihak kampus membenarkan adanya pelanggaran berat terhadap peraturan dan etika kegiatan mahasiswa.

Baca Juga :  Pemkot Bandung Antisipasi Dampak BRT, Fokus Lindungi Parkir dan Ekonomi Ritel

“Kami mengambil langkah tegas. Setelah rapat pimpinan, diputuskan bahwa Himpunan Mahasiswa yang bersangkutan dibekukan kegiatannya selama satu tahun akademik,” ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsri, Dr. Budi Setiawan (nama samaran), dalam konferensi pers, Selasa (30/09/2025).

Selain pembekuan organisasi, beberapa senior yang terlibat langsung dalam perpeloncoan tersebut juga terancam sanksi akademik, mulai dari skorsing hingga potensi Drop Out (DO), tergantung tingkat keterlibatan dan dampak yang ditimbulkan.

Dr. Budi menambahkan bahwa Unsri secara konsisten menolak segala bentuk kekerasan, perpeloncoan, dan kegiatan yang merendahkan martabat manusia dalam kegiatan kemahasiswaan. Pihak kampus juga berkomitmen untuk terus mengawasi dan membina organisasi mahasiswa agar menjalankan program yang edukatif dan positif.

Baca Juga :  Dampak Pembekuan Izin TikTok Live, UMKM Harus Siap Berubah?

“Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen kampus. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan memastikan bahwa hal serupa tidak akan terulang,” tutupnya.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB