Toyota resmi memamerkan ‘pesawat listrik’ N542JX, sebuah taksi terbang eVTOL, di Japan Mobility Show 2025 di Tokyo. Kendaraan ini adalah model Joby S4 (N542JX) yang diproduksi oleh anak perusahaan Toyota, Joby Aviation.
Taksi terbang Joby S4 ini dirancang sebagai taksi terbang perkotaan dengan kapasitas satu pilot dan empat penumpang. Rangkanya menggunakan serat karbon untuk mengurangi bobot, sementara desain V-tail dan 6 baling-baling miring memungkinkannya lepas landas vertikal.
Ditenagai 6 motor listrik dan baterai Lithium-ion kepadatan tinggi, model pra-produksi ini memiliki jangkauan impresif 249 km. Kecepatan maksimum taksi terbang Joby S4 ini diklaim mampu menembus 330 km/jam.
Status pra-produksi N542JX ini, menurut pengamat industri aviasi, menegaskan keseriusan Toyota dalam menggarap pasar mobilitas udara urban (UAM) yang selama ini masih dalam tahap konsep. Langkah Toyota memamerkan model Joby S4 yang fungsional di Tokyo ini adalah sinyal kuat bagi kompetitor bahwa era taksi terbang komersial sudah di depan mata, katanya.
Pameran di Japan Mobility Show 2025 ini menjadi yang pertama kalinya Toyota mengenalkan kendaraan terbang dalam wujud “pra-produksi”. Status ini mengindikasikan bahwa peluncuran komersial taksi terbang Joby S4 akan segera dilakukan dalam waktu dekat, meski harganya belum diumumkan.
Kehadiran taksi terbang Joby S4 di pameran Tokyo menandai pergeseran fokus Toyota dari manufaktur darat ke solusi mobilitas udara terintegrasi. Investasi besar pada Joby Aviation ini membuktikan bahwa masa depan transportasi perkotaan tidak lagi terbatas di jalan raya, melainkan bergeser ke langit yang efisien dan bebas macet.






