Baru 10 SPPG Kantongi SLHS, Dinkes Lebak Desak Standar Wajib MBG

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 12 November 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPPG (Humas Polri)

SPPG (Humas Polri)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mendesak seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) segera melengkapi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Penegasan ini disampaikan menyusul temuan baru 10 dari 44 SPPG di Lebak yang telah memenuhi standar wajib Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Lebak Endang Komarudin menegaskan SLHS menjadi syarat mutlak untuk menjamin keamanan pangan. “Kami berharap semua pengelola SPPG memiliki SLHS, karena salah satu persyaratan wajib yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan standar kesehatan dan kebersihan dalam proses produksi Makan Bergizi Gratis (MBG),” kata Endang di Lebak, Rabu (12/11).

Baca Juga :  Sinergi BUMN Percepat Pemulihan Aceh, BSI Ambil Peran Bangun Hunian Layak Warga Terdampak

Dinkes Lebak juga mendorong SPPG mengurus sertifikasi keamanan pangan lain seperti HACCP, Nomor Kontrol Veteriner (NKV), dan sertifikasi halal. “Kita berharap semua SPPG sudah memiliki sertifikasi untuk keamanan dan perlindungan program MBG,” katanya menjelaskan.

Ketua Koordinator BGN Kabupaten Lebak Asep Royani mengakui baru 10 dari 44 SPPG yang mengantongi SLHS hingga awal November 2025. Pihaknya menargetkan seluruh SPPG di Lebak dapat merampungkan sertifikasi SLHS wajib ini sebelum akhir November, “Kami berharap bulan November ini ditargetkan semua SPPG memiliki SLHS,” kata Asep.

Penekanan Dinkes Lebak pada sertifikasi SLHS ini, menurut Asep, menjadi krusial mengingat program MBG melibatkan produksi pangan massal yang rentan terhadap kontaminasi bakteri. Meskipun Kabupaten Lebak diapresiasi karena masih nol kasus keracunan, standar SLHS adalah benteng pertahanan pertama untuk mencegah terulangnya insiden fatal seperti yang terjadi di daerah lain, katanya.

Baca Juga :  Kebijakan BI Memanas Suku Bunga Diprediksi Turun ke 4,50%

BGN Lebak bersama Satgas Pemkab kini terus mengawasi produksi SPPG agar terhindar dari bakteri e-coli. Sertifikasi SLHS bagi 44 SPPG ini menjadi pertaruhan utama Pemkab Lebak dalam membangun kepercayaan publik terhadap program MBG, memastikan setiap porsi makanan yang diterima siswa aman dan higienis.

Berita Terkait

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat
Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan
Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026
THR ASN Kapan Cair Kata Purbaya? Ini Bocoran Jadwal Lengkapnya
Bupati Kuningan Dorong Camat Percepat Penagihan PBB Demi Target PAD 2026
Farhan Bangga, Siswa SD Bandung Natanael Raih Juara Dunia Olimpiade Sains Di Amerika Serikat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Minggu, 12 April 2026 - 11:14 WIB

Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:08 WIB

Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:29 WIB

Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:27 WIB

Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB