Baskara Mahendra Pilih Jadi Vegetarian, Alasannya Mengagetkan!

icon berita mobile

- Penulis Berita

Sabtu, 15 November 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baskara Mahendra pilih jadi vegetarian

Baskara Mahendra pilih jadi vegetarian

Aktor tampan Baskara Mahendra pilih jadi vegetarian sudah cukup lama. Gaya hidup yang ia jalani selama kurang lebih empat tahun ini mungkin mengejutkan bagi sebagian orang. Pasalnya, banyak yang berasumsi pilihan ini berkaitan dengan diet atau kesehatan fisik semata. Namun, suami dari Sherina Munaf ini mengungkapkan pemicu utamanya yang ternyata sangat mengena dan penuh empati.

Baskara Mahendra pilih jadi vegetarian bukan hanya sekadar tren, melainkan sebuah keputusan personal yang didasari oleh alasan mendalam. Alasan ini sempat ia bagi saat menjadi bintang tamu di salah satu kanal YouTube.

Apa Alasan Utama Baskara Mahendra Pilih Jadi Vegetarian?

Pemicu utama yang membuat Baskara Mahendra pilih jadi vegetarian adalah rasa sayang dan empatinya yang besar terhadap hewan. Ini adalah alasan yang benar-benar mengagetkan banyak penggemarnya.

Baca Juga :  Rekam Jejak Strategi Teritorial dan Heroisme Prajurit Komando dalam Merebut Irian Barat

Empati Mendalam Terhadap Makhluk Hidup

Baskara menjelaskan bahwa ia merasa hewan juga merupakan makhluk hidup yang bisa merasakan sakit. Oleh karena itu, ia tidak tega mengonsumsi daging.

“Karena sayang binatang kali ya. Jadi gue ngerasa kayak mereka juga makhluk hidup yang ngerasain sakit, gitu aja sih,” jelas Baskara dalam sebuah wawancara.

Keputusan ini murni datang dari hati nurani dan kesadarannya tentang penderitaan yang mungkin dialami hewan ternak. Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa dirinya tidak menghakimi atau menganggap buruk orang lain yang masih mengonsumsi daging. Di sisi lain, ia menghormati pilihan setiap individu.

Tantangan dan Pengalaman Baskara Selama Menjadi Vegetarian

Menjalani gaya hidup tanpa daging selama bertahun-tahun tentu memiliki tantangan dan pengalaman tersendiri. Meskipun sudah lama, Baskara menyebut bahwa di Indonesia, menjadi seorang vegetarian justru terasa lebih mudah.

  • Kemudahan di Indonesia: Ia menyebut makanan khas Indonesia seperti gado-gado, ketoprak, dan rujak adalah menu-menu vegetarian yang lezat dan mudah ditemukan. Misalnya, Anda bisa menemukan warung gado-gado hampir di setiap sudut kota.

  • Kesulitan di Luar Negeri: Ia mengakui bahwa tantangan baru muncul saat ia bepergian ke luar negeri, di mana opsi makanan vegetarian tidak sebanyak di tanah air.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Pemerintah: Pemkot Bandung Serahkan Santunan Rp50 Juta bagi Keluarga Korban Pohon Tumbang

Apakah Baskara Seorang Vegan?

Penting untuk dicatat bahwa Baskara Mahendra bukan seorang vegan murni. Artinya, ia masih mengonsumsi beberapa produk hewani tertentu, seperti telur.

“Telor gue masih makan, kalau enggak makan telor kan vegan. Gue masih makan telor,” ungkapnya.

Dengan demikian, gaya hidup yang dijalani Baskara lebih tepat disebut sebagai Ovo Vegetarian, karena ia masih menyertakan telur dalam menu hariannya.

Dampak Kesehatan yang Dirasakan

Banyak orang yang beralih ke vegetarian mengharapkan perubahan signifikan pada tubuh, terutama perbaikan kesehatan. Namun, Baskara memiliki pandangan yang santai mengenai dampak fisik.

Ia mengaku tidak melihat perubahan drastis atau dampak yang “gimana-gimana” pada tubuhnya setelah menjadi vegetarian. Ia merasa kondisinya sama saja seperti saat ia masih makan daging. Akhirnya, ia menyimpulkan bahwa yang terpenting adalah konsistensi dalam menjalani pilihan hidup tersebut.

Baca Juga :  Provinsi Jambi Berangkatkan 111 Atlet ke PON Bela Diri 2025 di Kudus

Keputusan Baskara ini menunjukkan bahwa menjadi seorang vegetarian tidak selalu didorong oleh motif kesehatan semata. Terkadang, empati dan kesadaran terhadap makhluk hidup lain bisa menjadi pemicu utama yang sangat kuat.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB