Banjir Berulang di Pasirjati, Penanganan Anak Sungai Cinambo Akan Dilakukan Terpadu

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat mengecek langsung anak Sungai Cinambo yang kerap meluap dan banjir.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat mengecek langsung anak Sungai Cinambo yang kerap meluap dan banjir.

Pemerintah Kota Bandung bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PLN mulai mengambil langkah serius menangani persoalan banjir yang kerap terjadi akibat meluapnya anak Sungai Cinambo di kawasan Jalan A.H. Nasution, Kelurahan Pasirjati.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa persoalan banjir di wilayah tersebut tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan parsial. Menurutnya, kondisi aliran sungai yang menyempit serta hambatan di beberapa titik membuat air mudah meluap saat hujan deras.

“Kalau hanya ditangani di bagian hilir, masalahnya tidak akan selesai. Sungai ini semakin mengecil dan alirannya tertahan. Maka penanganannya harus dari hulu sampai ke hilir,” ujar Farhan saat meninjau lokasi, Kamis, 8 Januari 2026.

Baca Juga :  Percantik Kota Jelang Ramadan, Dinsos Bandung Jaring 79 PPKS dalam Operasi Gabungan

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan dan keterangan warga sekitar, ditemukan adanya konstruksi lama yang runtuh di dalam gorong-gorong. Runtuhan tersebut menghambat aliran air dan diduga menjadi penyebab utama genangan ketika intensitas hujan tinggi.

Farhan menjelaskan, pembersihan material runtuhan akan menjadi langkah awal yang segera dilakukan. Sementara itu, perencanaan jangka panjang tetap disiapkan agar penanganan banjir bersifat permanen.

“Kita bersihkan dulu hambatan di kolong gorong-gorong sebagai penanganan cepat, sambil menunggu perencanaan besar yang sedang disusun,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, mengingat aliran sungai berada di wilayah lintas administrasi. Oleh sebab itu, Pemkot Bandung akan mengajukan permohonan resmi kepada Kementerian PU melalui balai terkait, termasuk untuk dukungan teknis dan anggaran.

Baca Juga :  Terobosan Pendidikan 150.000 Guru Akan Dapat Beasiswa Besar Tahun 2026

Dalam penanganan ini, PLN turut dilibatkan karena terdapat jaringan kabel listrik bawah tanah di sekitar saluran air. Keberadaan infrastruktur tersebut memerlukan kehati-hatian agar proses perbaikan tidak menimbulkan risiko keselamatan.

“Sekarang banyak kabel PLN di bawah tanah. Semua langkah harus terkoordinasi supaya aman dan tidak menimbulkan masalah baru,” tegas Farhan.

Ia menambahkan, sambil pembersihan dilakukan, koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU akan terus berjalan untuk menyiapkan desain penanganan menyeluruh.

Sementara itu, perwakilan Kementerian PU, Ahmad, menyampaikan bahwa tahap awal yang akan dilakukan adalah asesmen teknis. Tim akan menghitung debit air serta menentukan catchment area sebagai dasar perencanaan lanjutan.

“Hasil asesmen ini akan menentukan apakah penanganannya berupa normalisasi sungai, pelebaran crossing, atau pembangunan jembatan,” jelas Ahmad.

Baca Juga :  Visi Misi Jenderal TNI setelah HUT ke-80, Mewujudkan TNI PRIMA

Berita Terkait

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat
Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan
Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026
THR ASN Kapan Cair Kata Purbaya? Ini Bocoran Jadwal Lengkapnya
Bupati Kuningan Dorong Camat Percepat Penagihan PBB Demi Target PAD 2026
Farhan Bangga, Siswa SD Bandung Natanael Raih Juara Dunia Olimpiade Sains Di Amerika Serikat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Minggu, 12 April 2026 - 11:14 WIB

Industri Emas di Indonesia, Prasyarat Utama Menuju Ekosistem yang Sehat

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:08 WIB

Dean James Batal Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:29 WIB

Harga Emas Hari Ini Minggu 1 Maret 2026, Grafik Antam dan UBS Terpantau Stagnan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:27 WIB

Pemerintah Bebaskan Pajak Penghasilan 21 Peserta Magang Lulusan Perguruan Tinggi Hingga 2026

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB