Lima Hari Pembersihan, Lebih dari 3 Ribu Ton Sampah Pasar Kramat Jati Diangkut ke Bantar Gebang

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Hari Pembersihan, Lebih dari 3 Ribu Ton Sampah Pasar Kramat Jati Diangkut ke Bantar Gebang (ANTARA)

Lima Hari Pembersihan, Lebih dari 3 Ribu Ton Sampah Pasar Kramat Jati Diangkut ke Bantar Gebang (ANTARA)

Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Timur mencatat keberhasilan pengangkutan lebih dari 3.000 ton sampah dari Pasar Induk Kramat Jati ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang dalam kurun waktu lima hari terakhir.

Kepala Satuan Pelaksana Sudin LH Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah, menyebut total volume sampah yang berhasil diangkut mencapai 3.012 ton. Pengangkutan dilakukan secara intensif dengan mengerahkan ratusan armada truk.

“Selama lima hari terakhir, pengangkutan sampah dari Pasar Induk Kramat Jati ke TPST Bantar Gebang mencapai 3.012 ton,” ujar Dwi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Untuk mendukung proses tersebut, Sudin LH Jakarta Timur mengoperasikan 178 armada truk. Meski kegiatan grebek sampah telah dilaksanakan, pengangkutan rutin tetap berjalan setiap hari guna mencegah kembali terjadinya penumpukan.

Baca Juga :  Pendaftaran Magang Kemnaker Fresh Graduate Diperpanjang, Ini Link Daftarnya!

Menurut Dwi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Perumda Pasar Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pola pengelolaan sampah ke depan. Salah satu hasil pembahasan mendorong Pasar Jaya agar lebih mandiri dalam menangani sampah di kawasan pasar.

“Ke depan, PD Pasar Jaya akan menyiapkan kendaraan pengangkut sendiri. Sudin LH nantinya hanya melakukan pendampingan dan membantu pengangkutan sampah residu,” jelasnya.

Namun demikian, sebelum sistem pengelolaan mandiri tersebut berjalan sepenuhnya, Sudin LH Jakarta Timur masih bertanggung jawab melakukan pengangkutan rutin. Dalam dua hari terakhir, pengangkutan harian dilakukan dengan kisaran 10 hingga 12 truk per hari.

Dwi juga menjelaskan bahwa kelancaran pengangkutan sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca di TPST Bantar Gebang. Hujan deras dapat menghambat operasional alat berat demi menjaga keselamatan petugas, sehingga sempat terjadi antrean truk.

Baca Juga :  MK Tolak Gugatan Uji Materi Rangkap Jabatan Polri, Aturan Penempatan Anggota di Jabatan ASN Tetap Berlaku

“Jika cuaca normal, pengangkutan berjalan lancar. Kendala biasanya muncul saat hujan deras karena alat berat harus dihentikan sementara,” ungkapnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa pengangkutan sampah baru kini sudah kembali normal dan tidak lagi termasuk dalam kategori kegiatan grebek.

“Sampah yang diangkut sekarang merupakan timbulan satu sampai dua hari terakhir,” kata Dwi.

Dengan keseimbangan antara volume timbulan dan kapasitas angkut, Sudin LH optimistis penumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati tidak akan kembali terjadi dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB