Antisipasi Kemacetan Mudik 2026, Polda Jabar Fokus Benahi Jalur Pasar Kaget dan 5 Klaster Kerawanan

icon berita mobile

- Penulis Berita

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menetapkan aktivitas pasar kaget sebagai salah satu poin krusial yang diwaspadai selama masa arus mudik Lebaran 2026.

Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Raydian Kokrosono, mencatat bahwa meski aktivitas pasar kaget saat ini sudah rutin terlihat setiap akhir pekan, intensitasnya diprediksi akan melonjak tajam menjelang hari raya Idulfitri. Lonjakan aktivitas ekonomi masyarakat di bahu jalan ini berpotensi besar memicu hambatan arus lalu lintas jika tidak dikelola dengan matang sejak awal.

Sebagai langkah konkret, jajaran kepolisian telah menyiapkan skema pengaturan khusus, mulai dari pemasangan barrier atau pembatas jalan hingga penataan akses penyeberangan untuk meminimalkan gangguan arus kendaraan di sekitar lokasi pasar.

Baca Juga :  Operasi Premanisme di Cileunyi, Polisi Amankan 21 Pelaku Parkir Liar dan Pungli

Strategi penanganan pasar kaget ini merupakan bagian dari peta besar pengamanan mudik yang terbagi ke dalam lima klaster perhatian utama.

Klaster pertama difokuskan pada jalur tol, khususnya ruas Tol Trans Jawa yang melintasi wilayah Jawa Barat. Klaster kedua adalah jalur arteri, dengan penekanan khusus pada jalur selatan Jawa Barat yang dikenal memiliki tingkat kepadatan tinggi saat terjadi lonjakan arus kendaraan yang signifikan.

Fokus ketiga tertuju pada klaster tempat wisata yang biasanya mulai dipadati pengunjung tepat setelah hari Lebaran. Sementara dua klaster terakhir mencakup klaster tempat ibadah guna menjamin kekhusyukan salat Id, serta klaster penyeberangan di bandara dan pelabuhan yang menjadi titik integrasi moda transportasi.

Baca Juga :  Permendikti 52/2025 Berlaku, Status Dosen Tetap dan Tidak Tetap Kini Dibedakan Jelas

Polda Jabar berkomitmen untuk meningkatkan intensitas pengamanan dan pengaturan di lokasi-lokasi yang masuk dalam kategori rawan kemacetan tersebut. Melalui penempatan personel dan rekayasa lalu lintas yang lebih ketat, diharapkan mobilitas masyarakat dari hulu ke hilir tetap terjaga kelancarannya.

Kombes Pol Raydian menekankan bahwa sinergi antara kesiapan infrastruktur pembatas jalan dan kepatuhan masyarakat terhadap pengaturan di lapangan menjadi kunci suksesnya operasional mudik tahun ini, sehingga masyarakat dapat menjalankan tradisi pulang kampung dengan aman, nyaman, dan minim kendala di perjalanan.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB