Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Bandung sejak siang memicu banjir dan longsor di delapan kecamatan, Kamis (2/4/2026). Dampaknya, sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga berat, dan satu rumah dilaporkan ambruk. Beberapa ruas jalan utama juga sempat tergenang.
Wilayah yang terdampak meliputi Kutawaringin, Arjasari, Cangkuang, Kertasari, Soreang, Banjaran, Pangalengan, dan Ibun. Di sejumlah titik, banjir yang terjadi sejak sore hingga malam hari bahkan ramai diperbincangkan karena video kejadian beredar luas di media sosial.
Beberapa lokasi yang disebut tergenang antara lain Pertigaan Biru Majalaya, ruas Jalan Bhayangkara menuju Mapolresta Bandung, Jalan Raya Banjaran, serta beberapa jalan lainnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Beny Sonjaya, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut ada sejumlah rumah terdampak, termasuk satu rumah yang ambruk di Desa Batukarut, Kecamatan Arjasari.
“Ya, ada sejumlah rumah rusak ringan dan berat. Satu rumah di antaranya di Desa Batukarut, Kecamatan Arjasari ambruk,” kata Beny, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, tim BPBD bersama dinas dan aparat terkait masih melakukan pemantauan, penanganan di lapangan, serta asesmen kebutuhan warga terdampak, termasuk penyaluran bantuan darurat.
Hingga malam hari, pendataan dampak banjir dan longsor masih terus berlangsung, termasuk jumlah warga yang terdampak. Namun Beny memastikan, sampai pukul 21.00 WIB, belum ada laporan korban luka maupun korban jiwa.
“Alhamdulillah, hingga Kamis (2/4/2026) malam pukul 21.00 tidak ada laporan korban luka ataupun jiwa terkait terjangan longsor dan banjir ini,” pungkasnya.






