Mayat Terseret Ombak Pantai Ambal Ditemukan Pemancing di Kebumen

icon berita mobile

- Penulis Berita

Senin, 6 Oktober 2025 - 02:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pemuda asal Mirit, Kebumen, Ariful Ambiyah (22), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari pencarian intensif. Jasad Ariful yang sebelumnya hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Ambal ini ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi awal dia menghilang. Penemuan tragis tersebut terjadi pada Sabtu sore, 4 Oktober 2025, sekitar pukul 15.25 WIB, di Pantai Golong, Desa Sumberjati, Kecamatan Ambal.

Insiden ini sontak mengakhiri dua hari harapan keluarga dan tim SAR gabungan. Ariful sendiri adalah warga Dukuh Pregolan, Desa Selotumpeng, Kecamatan Mirit, Kebumen.

Jasad pemuda berusia 22 tahun itu ditemukan secara tak terduga oleh dua warga yang sedang memancing.

Keduanya, Isman (55) dan Sartiman (50), tengah asyik melemparkan kail di tepi Pantai Golong. Penemuan ini menjadi sebuah kisah yang cukup mencengangkan.

Saat Isman menarik kailnya, ia merasakan adanya beban berat yang sama sekali tidak biasa, berbeda dari tarikan ikan. Begitu ditarik mendekati tepian pantai, ternyata yang tersangkut bukanlah hasil tangkapan laut, melainkan tubuh manusia.

Mereka dengan sigap menarik tubuh tersebut ke daratan. Setelah memastikan temuan itu, kedua pemancing tersebut segera melapor ke Polsek Ambal.

Baca Juga :  Pemkot Bandung Penuhi Janji Khitan 'Ngadoor', Target 500 Anak di 2026

Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, mengonfirmasi kabar penemuan ini. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Pantai Golong, yang merupakan lokasi berjarak sekitar dua kilometer dari tempat hilangnya yang dilaporkan di Pantai Ambal,” jelas Kompol Faris pada Sabtu sore, 4 Oktober 2025.

Peristiwa hilangnya Ariful Ambiyah sendiri bermula dua hari sebelumnya, pada Kamis, 2 Oktober 2025, sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, Ariful terlihat datang seorang diri ke kawasan Pantai Ambalresmi.

Pemuda itu memarkir sepeda motor Honda Vario warna biru navy miliknya di tepi pantai. Tanpa pengawasan, ia kemudian memutuskan untuk berenang seorang diri di laut.

Tidak berselang lama, saksi mata yang berada di lokasi melihat korban sudah terseret arus ombak yang kuat. Upaya pertolongan gagal, dan Ariful pun hilang dari pandangan, ditelan ganasnya ombak selatan Jawa.

Laporan mengenai hilangnya Ariful segera ditindaklanjuti. Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan segera dibentuk untuk melakukan pencarian.

Tim ini terdiri dari beragam unsur, termasuk Polsek Ambal, Satpolairud Polres Kebumen, Basarnas Cilacap, BPBD Kebumen, hingga sejumlah relawan lokal. Mereka menyisir area perairan dan pesisir selama dua hari penuh, tetapi hasilnya nihil.

Baca Juga :  Dekade Loyalitas Sirna, Myles Turner Sebut Ejekan Fans Pacers 'Mengecewakan'

Lokasi penemuan jasad, yakni Pantai Golong, berjarak dua kilometer ke arah timur dari titik awal Ariful Ambiyah dilaporkan tenggelam. Jarak ini menunjukkan seberapa jauh tubuh korban terbawa oleh kuatnya arus laut selatan.

Setelah laporan penemuan diterima, petugas Polsek Ambal langsung berkoordinasi. Mereka melibatkan Tim Inafis Polres Kebumen, tim medis dari Puskesmas Ambal 1, serta personel Basarnas untuk proses evakuasi.

Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Prembun guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Hasil pemeriksaan medis membenarkan dugaan awal.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, korban dipastikan meninggal dunia akibat tenggelam,” ujar Kompol Faris Budiman. Pihak berwenang juga memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh Ariful, seperti luka akibat benda tajam maupun tumpul.

Identifikasi jenazah dilakukan berdasarkan ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan. Ariful diketahui memakai kaus berkerah berwarna hitam dengan tulisan “HOLD”. Selain itu, tinggi badannya diperkirakan sekitar 170 sentimeter.

Berdasarkan ciri-ciri tersebut, pihak keluarga korban segera dimintai konfirmasi. Keluarga korban yang diwakili oleh kakaknya, Sono, membenarkan bahwa jenazah itu adalah Ariful Ambiyah.

Baca Juga :  Sinopsis Lengkap Ratu Perang Terlahir Kembali Drama China

Keluarga menyatakan menerima musibah yang menimpa Ariful Ambiyah dengan ikhlas. “Keluarga sudah membuat pernyataan resmi dan berencana akan segera memakamkan jenazah korban di kampung halamannya,” tambah Kompol Faris.

Kasus ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat. Polres Kebumen mengimbau publik, baik warga lokal maupun wisatawan, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sepanjang pantai selatan Jawa.

Karakteristik pantai selatan memang dikenal sangat berbahaya. Ombak besar dan arus kuat sering menjadi ancaman serius bagi siapa pun yang nekat berenang tanpa pengawasan atau mengabaikan peringatan.

“Pantai selatan memiliki karakteristik ombak yang sangat berbahaya. Kami terus mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan dan menghindari risiko yang tidak perlu,” tegas Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman.

Imbauan ini disampaikan untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang. Keselamatan diri di wilayah pesisir dengan arus yang tidak terduga harus selalu menjadi prioritas utama.

Jasad pemuda Mirit ini ditemukan setelah dua hari menghilang. Sebuah akhir yang getir bagi Ariful Ambiyah dan keluarganya di Kebumen.

Kini, jenazah Ariful telah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan, menutup kisah pencarian korban yang hilang terseret ombak di Ambal.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
Sinopsis Memberantas Pembullyan Drama China, Amarah Sang Pewaris Geng di Koridor Kampus
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Crunchyroll Terbaru, Panduan Nonton 10 Anime Seru
Sinopsis Netflix Pengepungan di Bukit Duri, Thriller Aksi 2025
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Sinopsis Cinta Palsu Hancurkan Kita Drama China, Pembalasan Elegan sang Desainer Dunia

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Sinopsis Memberantas Pembullyan Drama China, Amarah Sang Pewaris Geng di Koridor Kampus

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:28 WIB

Sinopsis Netflix Crunchyroll Terbaru, Panduan Nonton 10 Anime Seru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB