Aksi balap liar kembali terjadi dan meresahkan para pengguna jalan di jalur arteri Bandung-Garut, tepatnya di wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Pada Jumat (16/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, sekelompok remaja nekat menutup akses jalan secara sepihak demi menggelar balapan. Aksi ini memicu kemarahan publik setelah video yang merekam detik-detik blokade jalan di depan Toyota Rancaekek tersebut viral di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram Info Cileunyi.
Fenomena ini diduga merupakan imbas dari pergeseran lokasi, setelah sebelumnya pihak Kepolisian Resor Sumedang menggencarkan patroli skala besar di wilayah Jatinangor dan Cimanggung. Para pelaku balap liar tampaknya memilih “menyeberang” ke wilayah hukum Kabupaten Bandung untuk menghindari kejaran petugas.
Pengguna jalan melaporkan bahwa para remaja ini tidak segan-segan menghentikan kendaraan lain secara paksa, sehingga menciptakan situasi yang mencekam dan membahayakan keselamatan berlalu lintas.
Kondisi infrastruktur yang minim turut menjadi faktor pendukung maraknya aksi ilegal ini. Sepanjang ruas jalan dari Cileunyi hingga Parakanmuncang dilaporkan gelap gulita saat malam hari akibat banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi. Selain masalah balap liar, kawasan perbatasan ini juga sedang menghadapi persoalan baru terkait menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berpindah lapak ke wilayah Kabupaten Bandung setelah ditertibkan dari sisi wilayah Sumedang.
Menanggapi situasi yang semakin tidak kondusif, masyarakat mendesak Polresta Bandung untuk segera turun tangan dan melakukan tindakan tegas sebagaimana yang telah dilakukan oleh Polres Sumedang.
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel gabungan dari enam polsek untuk patroli preventif guna mengantisipasi balap liar serta tindak kriminalitas C3 (Curat, Curas, dan Curanmor). Kehadiran aparat secara rutin sangat diharapkan warga guna mengembalikan rasa aman dan kenyamanan di jalur utama tersebut.






