Bandung Menuju Zero Wast, Wali Kota Muhammad Farhan Instruksikan “Sampah Hari Ini Habis Hari Ini”

icon berita mobile

- Penulis Berita

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Menuju Zero Wast, Wali Kota Muhammad Farhan Instruksikan

Bandung Menuju Zero Wast, Wali Kota Muhammad Farhan Instruksikan "Sampah Hari Ini Habis Hari Ini"

Isu lingkungan hidup dan tata kelola sampah menjadi agenda mendesak bagi Pemerintah Kota Bandung. Dalam acara pelantikan 153 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkot Bandung, Kamis (12/2/2026), Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan komitmen baru dalam penanganan limbah perkotaan.

Langkah ini diambil mengingat Kota Bandung kini berada dalam pengawasan ketat kementerian terkait aspek penegakan hukum pengelolaan lingkungan.

Strategi Baru: Hapus Istilah “Buang Sampah pada Tempatnya”

Dalam arahannya, Wali Kota Farhan meluncurkan paradigma baru yang cukup berani. Ia meminta masyarakat dan jajaran ASN untuk meninggalkan jargon lama.

“Tidak ada lagi istilah buang sampah pada tempatnya, karena tempatnya sudah tidak ada. Prinsipnya jelas: Sampah hari ini harus habis hari ini juga,” tegas Farhan di hadapan jajaran pimpinan DPRD dan Sekda Kota Bandung.

Baca Juga :  Farhan: Bandung Kota Berkumpulnya Ide, Saat Teknologi dan Seni Bertemu

Kebijakan ini menekankan pada pemusnahan atau pengolahan sampah langsung di sumbernya, bukan lagi sekadar memindahkan masalah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Mandat Khusus untuk Pejabat Baru: Kantor Wajib Zero Waste

Sebagai motor penggerak perubahan, Farhan memberikan instruksi spesifik kepada para pejabat yang baru dilantik:

  • Penerapan Zero Waste: Seluruh kantor pemerintahan di Kota Bandung wajib menjadi model penerapan kawasan bebas sampah.

  • Pengolahan Mandiri: Setiap unit kerja perangkat daerah harus memiliki sistem pengolahan sampah organik sendiri.

  • Budaya Kerja Baru: ASN diminta menjadi agen perubahan dalam membangun ekosistem lingkungan yang sehat.

Selain urusan sampah, Wali Kota juga menyoroti nilai Indeks Integritas Kota Bandung yang saat ini berada di angka 82. Meski tergolong baik, Farhan meminta angka ini terus ditingkatkan melalui transparansi mulai dari perencanaan hingga eksekusi program.

Baca Juga :  Viral Suku Dayak Dituduh Ilmu Hitam: Kreator Rizky Kabah Klarifikasi

Jabatan fungsional maupun struktural ditegaskan sebagai wujud profesionalisme berbasis kompetensi. Sinergi antar-perangkat daerah diharapkan mampu membawa perbaikan nyata bagi pelayanan publik di Kota Kembang.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB