Banjir Jakarta Meluas Siang Ini, 52 RT dan 17 Ruas Jalan Terendam Air

icon berita mobile

- Penulis Berita

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Jakarta Meluas

Banjir Jakarta Meluas

Banjir Jakarta meluas secara signifikan pada siang hari ini akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah ibu kota sejak dini hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan adanya peningkatan jumlah wilayah yang tergenang. Hingga pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 52 Rukun Tetangga (RT) dan 17 ruas jalan utama terendam air dengan ketinggian bervariasi.

Kondisi ini memicu kemacetan parah di sejumlah titik vital. Selain curah hujan lokal, kiriman air dari wilayah hulu juga menyebabkan peningkatan status waspada pada beberapa pintu air. Oleh karena itu, warga yang tinggal di bantaran sungai diminta untuk tetap siaga.

Daftar Wilayah Terdampak Banjir Jakarta Meluas

BPBD DKI Jakarta terus memperbarui data wilayah yang terdampak luapan air. Berdasarkan data terbaru, sebaran wilayah banjir Jakarta meluas ke beberapa titik di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Baca Juga :  BPBD, Puncak Banjir Jakarta Terjadi di Awal dan Akhir Tahun

Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Jadi Titik Terparah

Di wilayah Jakarta Selatan, luapan Kali Krukut dan Kali Pesanggrahan menyebabkan beberapa pemukiman warga terendam hingga kedalaman 60-100 cm. Sementara itu, di Jakarta Timur, luapan Kali Ciliwung masih menjadi penyebab utama genangan di kawasan pemukiman padat penduduk.

Berikut adalah rincian jumlah RT yang terdampak per wilayah:

  • Jakarta Timur: 25 RT (Ketinggian 40-120 cm)

  • Jakarta Selatan: 18 RT (Ketinggian 30-80 cm)

  • Jakarta Barat: 9 RT (Ketinggian 30-50 cm)

17 Ruas Jalan Terendam Mengganggu Arus Lalu Lintas

Selain pemukiman, banjir Jakarta meluas hingga ke akses jalan protokol. Sebanyak 17 ruas jalan dilaporkan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua, bahkan beberapa titik menutup akses kendaraan roda empat.

Beberapa jalan yang terendam antara lain:

  1. Jalan Arteri Pondok Indah

  2. Jalan Ciledug Raya

  3. Jalan Kemang Raya

  4. Jalan Letjen Suprapto

  5. Jalan DI Panjaitan

Baca Juga :  Polres Ringkus Pengedar Ratusan Obat Keras Ilegal di Malangbong Garut

Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan dan kepolisian telah berjaga di lokasi. Mereka berusaha mengalihkan arus lalu lantas guna menghindari kendaraan yang mogok akibat memaksakan diri menerjang genangan.

Respon Cepat BPBD dan Pemprov DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengerahkan ratusan personel bantuan. Petugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) tengah mengoperasikan pompa stasioner dan pompa mobile untuk menyedot air di titik-titik kritis.

“Kami terus berupaya mempercepat aliran air ke drainase utama. Namun, tantangan utama saat ini adalah intensitas hujan yang masih berlangsung,” ujar juru bicara BPBD DKI Jakarta dalam keterangan resminya.

Selain penanganan teknis, bantuan logistik juga mulai disalurkan ke posko pengungsian sementara. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui aplikasi JAKI jika membutuhkan evakuasi darurat.

Baca Juga :  24 Alat Berat PTPN IV PalmCo Dikerahkan untuk Buka Akses dan Distribusi Bantuan Pascabanjir di Sumatera

Tips Menghadapi Banjir di Musim Hujan

Mengingat kondisi banjir Jakarta meluas yang bisa terjadi kapan saja, warga diharapkan tetap waspada. Berikut adalah langkah-langkah antisipasi yang bisa Anda lakukan:

  • Matikan aliran listrik jika air mulai masuk ke dalam rumah untuk menghindari risiko tersengat.

  • Amankan dokumen penting dalam wadah kedap air dan letakkan di tempat yang lebih tinggi.

  • Pantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG secara berkala.

  • Siapkan tas siaga bencana yang berisi obat-obatan, senter, dan makanan darurat.

Kondisi cuaca ekstrem diprediksi masih akan berlangsung hingga sore hari. Oleh karena itu, bagi pengguna jalan, sebaiknya hindari titik-titik rawan genangan dan cari rute alternatif untuk mencapai tujuan dengan aman.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB