Banjir Padarincang Rendam 308 Rumah, Seorang Warga Lansia Meninggal Dunia

icon berita mobile

- Penulis Berita

Senin, 29 Desember 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Banjir

Ilustrasi Banjir

Banjir kembali menerjang wilayah Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak Minggu malam (28/12/2025). Luapan Kali Cikalumpang menyebabkan ratusan rumah warga terendam air.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengatakan air mulai memasuki permukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 308 rumah di Desa Citasuk dan Desa Kalumpang terdampak banjir.

“Hujan deras membuat debit Kali Cikalumpang meningkat dan meluap ke area permukiman,” ujar Ajat, Senin (29/12/2025).

Wilayah dengan dampak terparah berada di Kampung Sukamaju dan Kampung Begog di Desa Citasuk, serta Kampung Bayur dan Rancasumur di Desa Kalumpang. Secara keseluruhan, banjir ini berdampak pada sekitar 350 kepala keluarga atau kurang lebih 1.200 jiwa.

Baca Juga :  Baterai Drone Lebih Rentan Terbakar Dibanding Kendaraan Listrik? Mengapa Begitu?

Satu Korban Jiwa Dilaporkan

Musibah banjir kali ini juga merenggut satu korban jiwa. Seorang warga lanjut usia bernama Marto (60) asal Kampung Begog, Desa Citasuk, dilaporkan meninggal dunia saat banjir melanda kawasan tersebut.

Selain itu, enam warga terpaksa mengungsi ke Gedung SD Sukamaju karena rumah mereka belum memungkinkan untuk ditempati. Banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum, termasuk Madrasah Diniyah Mathla’ul Anwar.

Petugas BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan PMI Kabupaten Serang telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta pemantauan kondisi debit air sungai.

“Hingga pagi hari, tinggi muka air mulai berangsur surut di kisaran 20 hingga 60 sentimeter,” tambah Ajat.

Baca Juga :  KLH Salurkan Truk dan Bantuan Logistik untuk Percepatan Pemulihan Banjir di Sumatera

Meski kondisi air perlahan menurun, sebagian warga memilih tetap bertahan di rumah untuk mengamankan barang-barang berharga. Petugas gabungan masih disiagakan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, mengingat cuaca di wilayah Padarincang masih berawan.

Diketahui, wilayah ini sebelumnya juga sempat dilanda banjir serupa pada 17 Desember 2025, menandakan kawasan tersebut rawan terdampak luapan sungai saat curah hujan tinggi.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB