Tragedi memilukan yang merenggut nyawa satu keluarga akibat kecelakaan truk kontainer di Karawang menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, didampingi sang istri Vida Syaepuloh, menunjukkan empati mendalam dengan mengunjungi rumah duka korban di Perumahan CKM, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, pada Senin (16/2/2026) malam.
Kehadiran orang nomor satu di Karawang ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral langsung kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Idik Tasdik (46), istrinya Itiar (42), dan putra bungsu mereka, Miyaz (8).
Dalam suasana penuh haru tersebut, Bupati Aep juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk membantu masa depan anak tertua korban, Sifaul Liiati Nur Alawiyah (19), dengan menjanjikan pekerjaan sebagai bentuk bantuan nyata bagi korban selamat.
Peristiwa nahas ini bermula pada Minggu malam (15/2) di Jalan Raya Tanggul Rawagabus, Desa Kondangjaya, Karawang Timur. Sebuah truk trailer bermuatan minyak sayur seberat 32 ton hilang kendali saat melintasi jalur menurun dan lurus, hingga akhirnya terbalik dan menimpa mobil sedan Toyota Corolla yang melaju dari arah berlawanan. Akibat beban muatan yang sangat berat, badan mobil sedan ringsek parah dan menyebabkan penumpang di dalamnya terjepit.
Proses evakuasi berlangsung dramatis selama tiga jam sebelum akhirnya para korban berhasil dikeluarkan. Selain tiga orang meninggal dunia di lokasi, kecelakaan ini juga mengakibatkan tiga penumpang lainnya mengalami luka berat dan patah tulang yang kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pihak kepolisian melalui Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Sudirianto, mengonfirmasi bahwa sopir truk kontainer bernomor polisi B 9107 UEI telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan penyelidikan awal, jalur tempat kejadian perkara sebenarnya tidak diperuntukkan bagi kendaraan besar bermuatan berat.
Polisi kini tengah mendalami adanya dugaan oknum yang mengarahkan truk untuk melintasi jalur tersebut. Bupati Aep Syaepuloh berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengemudi untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama saat melintasi jalur rawan, guna mencegah hilangnya nyawa sia-sia di jalan raya.






