DPR Minta Pemerintah Perketat Impor Udang Re-Ekspor Amerika yang Berisiko Terpapar Radiasi

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Golkar, Firman Soebagyo (Foto: Dokumentasi Partai Golkar)

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Golkar, Firman Soebagyo (Foto: Dokumentasi Partai Golkar)

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi bahaya radiasi dari produk udang re-ekspor asal Amerika Serikat (AS). Ia menilai, produk laut tersebut berpotensi mengandung paparan radiasi yang bisa membahayakan kesehatan manusia jika tidak diawasi secara ketat.

Firman menjelaskan, paparan radiasi dapat menimbulkan kerusakan sel, mutasi DNA, serta meningkatkan risiko kanker dan penyakit kronis lainnya. “Paparan radiasi bisa memengaruhi struktur sel tubuh, bahkan menimbulkan kelainan kromosom. Maka, kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan harus terus ditingkatkan,” ujarnya dalam kunjungan reses di Jawa Tengah, Selasa (8/10/2025).

Politikus Golkar itu mendesak pemerintah untuk memperketat pengawasan impor hasil laut, terutama dari negara-negara yang dinilai memiliki risiko paparan radiasi tinggi. Menurutnya, perlindungan terhadap kesehatan publik harus dimulai dengan penguatan sistem pemeriksaan di pintu masuk.

Baca Juga :  LRT Jabodebek Uji Kesiapsiagaan Darurat di 17 Stasiun

“Regulasi yang tegas perlu diterapkan. Langkah antisipatif dapat dimulai dengan memperkuat laboratorium pengujian pangan di setiap pelabuhan masuk. Jangan sampai bahan pangan yang masuk justru membawa ancaman baru,” tegas Firman.

Menanggapi isu tersebut, Kepala BPOM, Taruna Ikrar, memastikan bahwa lembaganya telah melakukan pemantauan intensif terhadap produk udang re-ekspor yang beredar di Indonesia. “Kami rutin memeriksa sampel udang reekspor agar tidak melewati ambang batas aman radiasi,” kata Taruna.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan sejauh ini menunjukkan bahwa kadar radiasi yang terdeteksi masih berada di bawah standar keamanan WHO. Meski begitu, BPOM tetap memperketat pengawasan demi menjamin keamanan produk laut sebelum diedarkan ke masyarakat.

Baca Juga :  Petinggi Negara Hadiri HUT TNI ke-80, Tunjukkan Soliditas dan Dukungan Penuh

Taruna juga mengimbau agar masyarakat hanya membeli produk laut berlabel resmi dan bersertifikat BPOM, karena label tersebut merupakan jaminan awal keamanan pangan. “Label dan izin edar adalah indikator penting bahwa produk tersebut telah memenuhi standar kesehatan,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, BPOM memperkuat koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Bea Cukai untuk memastikan seluruh produk impor yang masuk ke pasar nasional telah melalui proses uji keamanan radiasi.

Melalui peningkatan kewaspadaan dan kerja sama lintas lembaga, pemerintah berharap risiko kontaminasi radiasi pada produk pangan impor dapat diminimalisir. Sementara itu, masyarakat diimbau tetap tenang namun selektif dalam memilih produk makanan laut.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB