Gunung Semeru Erupsi Besar, Status Naik Level IV Awas Rabu Sore

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 19 November 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Semeru

Gunung Semeru

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi besar yang memaksa peningkatan status aktivitas vulkanik secara drastis pada Rabu (19/11/2025). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) tepat pukul 17.00 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengonfirmasi peningkatan status yang terjadi sangat cepat dalam kurun waktu satu jam tersebut. “Pada pukul 17.00 WIB, kenaikan Tingkat Aktivitas Gunung Semeru dari Level III atau Siaga ke Level IV Awas,” kata Satriyo Nurseno, Rabu (19/11) sore.

Aktivitas vulkanik ditandai dengan luncuran Awan Panas Guguran (APG) yang mulai teramati sejak pukul 14.13 WIB dengan intensitas tinggi dan jangkauan luas. “Awan panas guguran masih berlangsung, dengan amplitudo maksimum 34 mm. Awan panas guguran dengan jarak luncur 14 km dari puncak gunung. Guguran cenderung mengarah ke utara,” katanya.

Baca Juga :  Dinkes Depok Minta Guru PAUD Pantau Tumbuh Kembang Anak

Peningkatan status ke level tertinggi ini menuntut respons cepat dari seluruh pemangku kepentingan untuk meminimalisir risiko korban jiwa di lingkar bahaya. Situasi ini, menurut Satriyo, membutuhkan kedisiplinan warga untuk mematuhi zona merah yang telah ditetapkan otoritas guna mencegah tragedi fatal akibat luncuran material vulkanik yang tak terduga, katanya.

Warga di sekitar aliran lahar telah diinstruksikan menjauh dari zona bahaya dan kini mengungsi ke Balai Desa Oro Oro Ombo serta SD Oro Oro Ombo 03, Kecamatan Pronojiwo. Akses vital Jembatan Gladak Perak juga ditutup total, sementara pendataan dampak kerusakan terus dilakukan dengan laporan korban jiwa sementara nihil, ujarnya.

Erupsi Gunung Semeru yang meningkatkan statusnya menjadi Awas ini menjadi peringatan keras akan dinamika geologis yang tak pernah tidur di Jawa Timur. Kesiapsiagaan mitigasi bencana dan kepatuhan terhadap peringatan dini menjadi satu-satunya benteng pertahanan warga Lumajang dalam menghadapi ancaman alam yang sewaktu-waktu dapat mengamuk kembali.

Baca Juga :  Kebakaran Pabrik Karoseri di Bogor, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB