Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Hati-Hati

icon berita mobile

- Penulis Berita

Senin, 6 Oktober 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Hati-Hati (Istimewa)

Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Hati-Hati (Istimewa)

Kota Bandung dihebohkan dengan kemunculan seekor macan tutul yang tiba-tiba muncul di lantai dua Hotel Anugerah, Jalan Padasaluyu, Kecamatan Sukasari, pada Senin pagi, 6 Oktober 2025. Kejadian tak biasa ini langsung menyita perhatian publik setelah videonya viral di media sosial sejak Minggu dan Senin (6–7 Oktober).

Macan tutul tersebut terlihat berada di depan salah satu kamar hotel sekitar pukul 07.00 WIB. Berdasarkan informasi awal, hewan buas ini diduga merupakan satwa yang kabur dari Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat, sekitar sebulan lalu. Meski demikian, pihak kebun binatang bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat masih melakukan identifikasi untuk memastikan asal usulnya.

Baca Juga :  Gunungan Sampah 25 Meter di TPA Muara Fajar II, Pemko Pekanbaru Siap Olah Jadi Listrik

Begitu laporan diterima, aparat kepolisian dan BKSDA segera berkoordinasi dengan pihak Bandung Zoo untuk menangani situasi. Tim gabungan yang terdiri dari BKSDA, Bandung Zoo, pemadam kebakaran, dan kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area dan mengevakuasi hewan tersebut.

Kapolsek Sukasari, Kompol I Ni Wayan Mirasni, menjelaskan bahwa proses pembiusan dilakukan dengan sangat hati-hati karena posisi macan tutul berada di area sempit dan dekat dengan kamar tamu. “Petugas sudah menembakkan peluru bius sebanyak dua kali,” ujarnya.

Selama proses berlangsung, staf hotel dievakuasi sementara guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. Area hotel pun dipasangi garis pengaman, sementara sejumlah warga terlihat menyaksikan dari kejauhan.

Baca Juga :  Keracunan Massal MBG di Garut, Ratusan Siswa Jadi Korban, Kemenkes Temukan 'Koktail' 12 Patogen Berbahaya

Tim gabungan masih berada di lokasi untuk memastikan kondisi macan tutul tetap terkendali dan tidak membahayakan lingkungan sekitar. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan perlunya pengawasan ketat terhadap satwa liar, terutama yang berada di fasilitas publik.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB