Atlet para balap sepeda Indonesia Muhammad Fadli Imammuddin menyambut penuh semangat kesempatan kembali berlaga di ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand yang akan digelar pada 20–26 Januari mendatang. Ajang ini menjadi penampilan pertamanya sejak terakhir turun di APG 2017 Malaysia.
Fadli mengungkapkan, absennya ia dalam beberapa edisi terakhir bukan karena penurunan performa, melainkan lantaran nomor yang biasa diikutinya sempat tidak dipertandingkan. Karena itu, kembalinya cabang tersebut di APG 2025 menjadi momen yang telah lama ia nantikan.
“Terakhir saya ikut ASEAN Para Games tahun 2017. Setelah itu tidak ada nomor yang sesuai, jadi memang sudah lama menunggu kesempatan ini,” ujar Fadli usai menjalani latihan di Velodrome Manahan, Solo, Selasa (13/1/2026).
Menuju APG Thailand, Fadli menjalani program persiapan melalui pemusatan latihan nasional yang telah berlangsung lebih dari dua bulan. Latihan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, tidak hanya untuk mempertajam teknik balap, tetapi juga menjaga kestabilan kondisi fisik agar tetap berada pada level terbaik.
Sebelum tampil di ajang Asia Tenggara, Fadli juga sempat merasakan persaingan di Asian Para Games Hangzhou. Pengalaman tersebut menjadi modal penting, terutama karena nomor yang diikutinya bersifat individual dan menuntut kesiapan mental serta fisik secara maksimal.
Menurut Fadli, tantangan utama menjelang pertandingan adalah menjaga tubuh tetap prima hingga hari perlombaan. Ia menekankan pentingnya disiplin dalam mengatur waktu istirahat serta pola makan guna meminimalkan risiko sakit.
“Kuncinya konsisten latihan, jaga fisik, dan tetap punya jiwa kompetisi. Walaupun usia sudah tidak muda, semangat bertanding harus tetap tinggi,” kata atlet berusia 41 tahun itu.
Pada ASEAN Para Games 2017, Fadli pernah menorehkan prestasi dengan mempersembahkan dua medali perak dan dua perunggu dari nomor individual time trial dan individual pursuit. Catatan tersebut kini menjadi motivasi tambahan baginya untuk kembali memberikan hasil terbaik bagi Indonesia di APG 2025.






