Operasi Pedofilia Florida Selamatkan 122 Anak, Jaksa Agung: Pemburu Anak Harus Menjauh

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 18 November 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejabat Florida mengumumkan keberhasilan operasi penyelamatan anak terbesar dalam sejarah negara bagian itu, yang fokus pada kejahatan pedofilia. Jaksa Agung Florida James Uthmeier pada Senin (17/11/2025) mengonfirmasi 122 anak telah diselamatkan atau diidentifikasi dalam “Operation Home Holiday” (OHH).

Operasi yang berlangsung selama dua minggu itu menemukan para korban berusia 23 bulan hingga 17 tahun di berbagai kota besar seperti Tampa, Orlando, dan Jacksonville. Jangkauan operasi pedofilia ini meluas hingga ke 9 negara bagian lain, bahkan satu anak ditemukan di Meksiko dan satu di Guatemala.

Uthmeier menegaskan Florida tidak akan memberi ruang bagi kejahatan terhadap anak dan akan menuntut tersangka dengan hukuman maksimal. “Banyak anak-anak telah dilecehkan dengan cara tanpa kata-kata yang dapat digambarkan. Pemburu anak harus menjauh dari Florida. Anda tidak diterima di sini,” tegas Uthmeier.

Baca Juga :  Trump Ancam Keluarkan Spanyol dari NATO, Tegaskan Sikap Keras soal Komitmen Pertahanan

Operasi OHH ini menunjukkan keseriusan Florida dalam membongkar jaringan predator yang selama ini bergerak senyap di lintas negara bagian. Keberhasilan menemukan korban hingga Meksiko, menurut Uthmeier, membuktikan bahwa kejahatan pedofilia adalah kejahatan terorganisir yang membutuhkan respons penegakan hukum yang terkoordinasi dan tanpa kompromi, katanya.

Pengumuman operasi pedofilia ini menyusul operasi terpisah “Sending Crime” (OCR) oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) di Florida. Kampanye OCR itu berhasil menangkap lebih dari 230 imigran ilegal, 150 di antaranya digambarkan sebagai “predator seksual” yang secara khusus menargetkan anak-anak.

Terungkapnya jaringan predator lintas negara bagian ini menjadi alarm keras bahwa kejahatan pedofilia tetap menjadi ancaman laten di era digital. Keberhasilan Florida menyelamatkan 122 anak harus menjadi momentum penegakan hukum untuk terus memburu pelaku, sekaligus memperkuat sistem perlindungan anak dari ancaman predator online maupun offline.

Baca Juga :  MbS Kunci F-35 dan Chip AI, Kunjungan ke AS Disebut 'Kemenangan Diplomatik Paling Spektakuler'

Berita Terkait

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India
Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang
Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme
Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori
Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya
IPO GIFT City Pertama di India Resmi Dibuka 16 Maret, Era Baru Finansial
Hizbullah Serang Israel, Eskalasi Ketegangan di Perbatasan Lebanon
AI Mengubah Lapangan Kerja di Rumania, Transformasi dan Masa Depan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

Minggu, 12 April 2026 - 11:05 WIB

Trump Remehkan Perundingan Damai Iran-AS, Klaim Amerika Tetap Menang

Jumat, 10 April 2026 - 20:12 WIB

Kanada Berupaya Bergabung dalam Proyek Jet Tempur Global Combat Air Programme

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:03 WIB

Akhir Pelarian Warga Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori

Senin, 23 Maret 2026 - 21:15 WIB

Veda Ega Pratama, Media Italia Sebut Ia Berbeda dari Pembalap Asia Lainnya

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB