Penangkapan Gubernur Riau Tak Mulus, KPK Ungkap Adanya Aksi Pengejaran

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 4 November 2025 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penangkapan Gubernur Riau Tak Mulus, KPK Ungkap Adanya Aksi Pengejaran

Penangkapan Gubernur Riau Tak Mulus, KPK Ungkap Adanya Aksi Pengejaran

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Riau Abdul Wahid (AW) diwarnai aksi pengejaran oleh tim penyidik. Gubernur Abdul Wahid akhirnya berhasil diamankan di sebuah kafe di Riau pada Senin (3/11/2025) sebelum dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya upaya pencarian aktif terhadap sang gubernur yang sempat menghilang saat tim KPK bergerak melakukan operasi senyap. “Kemudian terhadap saudara AW yang merupakan kepala daerah atau Gubernur Riau, tim sempat melakukan pencarian dan pengejaran,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa. Budi Prasetyo lantas merinci lokasi akhir penangkapan, “Kemudian (Gubernur Riau Abdul Wahid, red.) diamankan di salah satu kafe yang berlokasi di Riau,” jelasnya.

Baca Juga :  Riau Kembali Membara, BNPB Konfirmasi 2.163 Hektare Lahan Hangus

Gubernur Abdul Wahid kini telah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan maraton bersama sembilan orang lainnya yang turut terjaring dalam OTT tersebut. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid, terkait dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Provinsi Riau.

Upaya pengejaran yang dilakukan tim KPK dalam OTT ini menunjukkan adanya dugaan bahwa target operasi berusaha menghindari penangkapan oleh aparat penegak hukum. Kegigihan tim di lapangan untuk melacak Abdul Wahid hingga ke kafe, menurut Budi Prasetyo, menjadi bukti keseriusan KPK dalam menindak pejabat publik yang diduga terlibat korupsi tanpa pandang bulu, katanya.

Baca Juga :  Korupsi Kredit Bank Pemerintah Di Siak, Kejari Tetapkan 5 Tersangka, Kerugian Rp 9,9 Miliar

Penangkapan Gubernur Riau Abdul Wahid ini menandai operasi tangkap tangan keenam yang digelar KPK sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT di Kabupaten Ogan Komering Ulu pada Maret, disusul kasus suap proyek jalan di Sumut pada Juni, dan kasus korupsi RSUD Kolaka Timur pada Agustus, serta dugaan suap pengelolaan hutan dan pemerasan di Kemenaker yang menjerat Wamenaker Immanuel Ebenezer.

Terjaringnya Gubernur Riau Abdul Wahid dalam OTT keenam tahun 2025 ini menjadi preseden buruk yang kembali mencoreng integritas kepala daerah di Indonesia. Publik kini menanti keseriusan KPK untuk membongkar tuntas dugaan praktik korupsi di Riau, yang ironisnya terungkap melalui drama pengejaran di sebuah kafe.

Baca Juga :  Polri Ungkap Angka Kejahatan Nasional Meningkat: Narkoba dan Curanmor Mendominasi

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB