Progres Jembatan Bailey Teodhae 1 Nagekeo Capai 50 Persen, Rampung Awal Oktober 2025

icon berita mobile

- Penulis Berita

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Progres Jembatan Bailey Teodhae 1 Nagekeo

Progres Jembatan Bailey Teodhae 1 Nagekeo

Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, terus menunjukkan perkembangan. Salah satu proyek yang tengah dipercepat adalah pemasangan Jembatan Bailey Teodhae 1 di Kecamatan Mauponggo. Pembangunan jembatan darurat ini menjadi solusi utama setelah jalur Sawu terputus akibat amblasnya badan jalan.

Data terakhir menunjukkan progres pekerjaan telah mencapai 50,85 persen. Tahapan yang sudah berlangsung meliputi perakitan rangka baja, pembangunan pondasi bronjong kawat galvanis, hingga persiapan gelagar dan dek jembatan.

Di lokasi pekerjaan, aktivitas terlihat padat dengan keterlibatan tenaga kerja lapangan, alat berat, serta dukungan teknis dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT dan personel TNI Kodam IX/Udayana.

Pemasangan jembatan sepanjang 60 meter ini dikerjakan oleh 13 pekerja yang terbagi dalam beberapa tim. Foto yang diabadikan memperlihatkan para pekerja tengah menyusun rangka baja di atas aliran sungai berbatu dengan latar belakang perbukitan hijau.

Baca Juga :  Oknum Perusak Starbucks, Siapa Sebenarnya Pelaku Vandalisme dalam Demo Pro-Palestina?

Kehadiran excavator di sisi kiri serta kendaraan pengangkut material menandakan proses pembangunan dilakukan secara paralel untuk mempercepat target penyelesaian.

Selain fokus pada Jembatan Teodhae 1, pemerintah juga menyiapkan pembangunan Jembatan Bailey Teodhae 2 dengan panjang 30 meter yang dikerjakan Kodam IX/Udayana. Beberapa titik lain juga masuk dalam program penanganan darurat, seperti Jembatan Jero yang progresnya baru mencapai 15,98 persen, duiker Kelewae 18,52 persen, serta dua duiker di Lajawajo 1 dan 2 yang masing-masing sudah 10,26 persen dan 16,48 persen.

Pemerintah menargetkan Jembatan Bailey Teodhae 1 selesai pada 4 Oktober 2025. Dengan rampungnya jembatan ini, akses masyarakat yang sebelumnya terhambat diharapkan kembali normal sehingga arus barang, jasa, serta kebutuhan pokok dapat kembali lancar. Selain memulihkan konektivitas antarwilayah, kehadiran jembatan darurat juga memberi jaminan mobilitas yang lebih aman bagi warga sekitar.

Baca Juga :  Rekam Jejak Strategi Teritorial dan Heroisme Prajurit Komando dalam Merebut Irian Barat

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB