REF-899KJ Fans Jepang Ramaikan Final WBC di Miami, Nobar di Tokyo Ikut Pecah

icon berita mobile

- Penulis Berita

Kamis, 2 April 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendukung Jepang ikut meramaikan final World Baseball Classic (WBC) di loanDepot park, Miami, Selasa waktu setempat. Mereka datang berdampingan dengan lautan penonton Amerika Serikat, mengenakan jersey Samurai Japan dan mengibarkan bendera Jepang di tribun.

Ketika Jepang berhasil unggul pada inning kedua, atmosfer di sektor pendukung Jepang langsung meledak. Teriakan “Nippon!” menggema, mengiringi momentum penting yang membuat kepercayaan diri fans meningkat di tengah dominasi jumlah penonton pendukung tim AS.

Seorang karyawan perusahaan asal Jepang berusia 25 tahun yang tinggal di Amerika Serikat mengaku sengaja hanya membeli tiket untuk partai final karena yakin Jepang bisa menang. Ia mengatakan bisa merasakan “semangat pantang menyerah” para pemain Jepang, terutama dari cara mereka berlari mengejar base secepat mungkin dan terus menekan lawan.

Baca Juga :  Kolaborasi 55 Content Creator Angkat Daya Tarik Wisata Jakarta Barat

Di sisi lain, suara dukungan untuk tuan rumah juga tak kalah keras. Seruan “U.S.A.!” berkali-kali memenuhi stadion, menandai tegangnya pertandingan hingga penonton pun ikut terlihat cemas menanti setiap momen krusial. Fans Jepang tersebut mengaku kagum dengan mental para pemain yang tetap bertarung di lapangan saat semua orang tegang, dan berterima kasih karena pertandingan berlangsung seru.

Antusiasme tidak hanya terasa di Amerika. Di Jepang, suasana final WBC juga hidup lewat kegiatan nonton bareng. Di sebuah lokasi nobar dekat Tokyo Tower di Minato Ward, Tokyo, sekitar 400 orang berkumpul pada pagi hari di hari kerja. Mereka menyaksikan laga dengan serius, lalu bertepuk tangan setiap kali terjadi permainan penting.

Baca Juga :  Honda Dream 125 Versi 2026 Meluncur, Padukan Desain Klasik dan Lampu LED

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB