SPPG Klarifikasi Video Viral Ulat di Nasi MBG SMPN 2 Parung

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 7 Oktober 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPPG Klarifikasi Video Viral Ulat di Nasi MBG SMPN 2 Parung (Istimewa)

SPPG Klarifikasi Video Viral Ulat di Nasi MBG SMPN 2 Parung (Istimewa)

Sebuah video yang memperlihatkan adanya ulat di menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Parung, Kabupaten Bogor, viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seekor ulat kecil merayap di atas nasi yang disajikan kepada siswa.

Menanggapi hal ini, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Iwul Parung memberikan penjelasan resmi. Mereka memastikan bahwa hewan kecil yang terlihat di video bukan berasal dari makanan yang busuk, melainkan ulat alami dari pisang matang yang menjadi bagian menu MBG hari itu.

“Memang benar adanya bahwa terdapat temuan hewan kecil pada salah satu ompreng yang disajikan oleh dapur kami,” ujar pihak SPPG Iwul Parung dalam keterangan tertulis yang disampaikan kepada Camat Parung, Adhi Nugraha.

Baca Juga :  Marc Marquez Crash Lap 1 Sirkuit Mandalika 2025, Mimpi Buruk Sang Juara Dunia

“Setelah kami lakukan pemeriksaan, dapat kami sampaikan bahwa hewan tersebut bukan belatung, melainkan ulat alami yang berasal dari dalam buah pisang matang,” lanjut pernyataan tersebut.

SPPG juga menegaskan bahwa temuan ulat tersebut tidak berkaitan dengan pembusukan makanan atau pelanggaran standar higienitas. Menurut mereka, seluruh bahan makanan yang digunakan dalam program MBG telah melalui proses seleksi dan pengolahan sesuai standar keamanan pangan.

“Kami telah melakukan pengecekan langsung dan memastikan bahwa seluruh bahan makanan yang digunakan telah melalui proses pemilihan, pencucian, serta pengolahan sesuai dengan standar kebersihan dan keamanan pangan yang berlaku,” jelas perwakilan SPPG.

Sebagai langkah tindak lanjut, pihak SPPG menyampaikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap bahan buah-buahan, terutama pisang, untuk mencegah hal serupa terjadi di kemudian hari.

Baca Juga :  Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar

“Kami berterima kasih atas perhatian dan masukan yang telah diberikan. Semoga klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar serta menjadi pembelajaran bersama untuk peningkatan mutu pelayanan dan kualitas makanan yang kami sajikan,” tutup pihak SPPG.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB