Tol JTCC Sekadar ‘Jalur Pelarian’, Disparitas Tarif Dituding Biang Kerok Sepi Trafik

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 4 November 2025 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tol JTCC Sekadar 'Jalur Pelarian', Disparitas Tarif Dituding Biang Kerok Sepi Trafik

Tol JTCC Sekadar 'Jalur Pelarian', Disparitas Tarif Dituding Biang Kerok Sepi Trafik

PT Cibitung Tanjung Priok Port (CTP) Tollways mengungkap trafik Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) masih sangat rendah dan jauh di bawah target bisnis. Pengelola menuding disparitas tarif yang tinggi menjadi biang kerok, membuat ruas JORR 2 ini hanya menjadi ‘jalur pelarian’ saat Tol Jakarta–Cikampek (Japek) macet.

Direktur Utama CTP Tollways, Yaya Ruhiya, mengakui JTCC belum menjadi pilihan utama, terutama bagi kendaraan logistik yang menjadi sasaran utamanya. “Jujur saja, kendaraan yang lewat JTCC sekarang kebanyakan adalah mereka yang lari ke sini saat Tol Jakarta–Cikampek macet,” kata Yaya saat kunjungan media di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/11/2025).

Yaya memaparkan volume tertimbang JTCC hanya 8.500-8.700 kendaraan per hari, padahal target BPJT mencapai 34.000-35.000 kendaraan. Trafik hanya melonjak saat Japek lumpuh, seperti saat kecelakaan truk ikan pada 2023 yang menaikkan volume harian JTCC menjadi 12.000 kendaraan.

Baca Juga :  Bahaya HIV AIDS dan Narkoba Polsek Dawan dan Puskesmas Edukasi Warga

Disparitas tarif ini, menurut Yaya, menciptakan ironi besar dalam cetak biru infrastruktur logistik nasional yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2022. Kegagalan JTCC menarik trafik logistik membuat tujuan utama JORR 2 untuk memecah kemacetan dari dalam kota ke lingkar luar menjadi tidak tercapai, menempatkan investasi triliunan rupiah dalam posisi sulit, katanya.

CTP Tollways kini menilai strategi integrasi tarif menjadi satu-satunya solusi agar JTCC bisa menjadi pilihan utama, bukan sekadar alternatif. “Kami berharap ada integrasi untuk menghilangkan disparitas tarif. Jadi orang mau lewat Tol Jakarta-Cikampek atau JTCC tarifnya relatif sama,” kata dia.

Usulan integrasi tarif ini telah disampaikan CTP Tollways kepada pemerintah dan masih dalam tahap pembahasan, menjadi pertaruhan nasib JORR 2. Kegagalan JTCC akibat disparitas tarif ini menjadi preseden buruk, membuktikan bahwa infrastruktur megah sekalipun akan gagal fungsi jika tidak didukung skema harga yang kompetitif dan terintegrasi dengan jaringan tol eksisting.

Baca Juga :  Banjir Jakarta Kembali, Tiga Ruas Jalan di Jaksel Terendam 50 CM

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB