Kondisi infrastruktur di Kompleks Tamansari Manglayang Regency RW 28, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, menuai keluhan warga. Jalan utama yang berstatus jalan kabupaten dilaporkan mengalami kerusakan berat dan belum mendapat penanganan memadai, meskipun Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) kawasan tersebut telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung sejak 2013.
Kerusakan jalan terlihat jelas di sejumlah titik, mulai dari aspal yang terkelupas hingga lubang-lubang cukup dalam yang berpotensi membahayakan pengendara. Warga menilai kondisi ini mencerminkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas umum yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya.
Ketua RW 28 Tamansari Manglayang Regency, Dadan Moch. Ramdan, mengatakan keluhan warga telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, masyarakat memahami bahwa perbaikan jalan tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah daerah, karena status PSU sudah resmi diserahkan lebih dari satu dekade lalu.
“Warga sudah sering menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang rusak parah. Lubang dan aspal yang mengelupas sangat mengganggu aktivitas sehari-hari,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).
Dadan mengungkapkan, warga bahkan beberapa kali melakukan perbaikan secara swadaya untuk mengurangi dampak kerusakan. Namun upaya tambal sulam tersebut tidak bertahan lama dan jalan kembali rusak dalam waktu singkat.
“Kami sudah berusaha semampunya. Tapi perbaikan swadaya jelas tidak cukup untuk jalan kabupaten. Harus ada penanganan menyeluruh dari pemerintah,” katanya.
Selain jalan, kondisi fasilitas sosial dan fasilitas umum lain di kawasan tersebut juga dinilai memprihatinkan. Sistem drainase di lingkungan komplek disebut mengalami kerusakan dan tidak berfungsi optimal, sehingga memperparah kondisi jalan terutama saat musim hujan.
“Kalau hujan, lubang-lubang jalan tertutup genangan air. Ini sangat berbahaya bagi pengendara, baik roda dua maupun roda empat,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera merespons keluhan tersebut dan melakukan perbaikan menyeluruh, mengingat seluruh aset PSU di kawasan itu telah resmi menjadi tanggung jawab Pemkab Bandung sejak lama.
“Harapan kami sederhana, agar pemerintah hadir dan menjalankan kewajibannya. Jalan ini sudah terlalu lama dibiarkan,” pungkas Dadan.






